Yan Mandenas Apresiasi 10 Tahun Kepemimpinan Bupati Willem Wandik di Puncak, Papua Tengah

Yan P Mandenas (kanan) bersama Bupati Puncak Willem Wandik, SE, M.Si usai menghadiri HUT-15 Kabupaten Puncak dan 10 Tahun Kepemimpinan Bu[ati Willem Wandik, di Ilaga, Puncak, Papua Tengah. (foto: Nethy DS)

PAPUAInside.id, ILAGA— Anggota Komisi I DPR RI Yang P Mandenas mengapresiasi 10 tahun kepemimpinan Bupati Wiilem Wandik SE, M.Si di  Kabupaten Puncak, Papua Tengah karena bisa mengendalikan situasi keamanan didaerahnya.

“Luar biasa, ini patut diapresiasi, karena Bupati bisa mengendalikan keamanan, meski diketahui kadang terjadi aksi bersenjata di Puncak,” jelasnya saat diwawancarai, Kamis (22/06/2023) pagi.

Disamping bisa mengendalikan keamanan, Yan menyebutkan, Puncak saat ini sangat berkembang dari keterisoliran karena kerja keras Willem Wandik.

Yan P Mandenas Anggota Komisi I DPR RI, Willem Wandik SE, M.Si, Kabinda Papua Mayjen TNI Gustav Agus Irianto bersama pimpinan TNI Polri lainnya di Bandara Aminggaru, Ilaga, Papua Tengah usai peringatan HUT-15 Tahun Kabupaten Puncak dan 10 tahun kepemimpinan Bupati Willem Wndik. (foto: Nethy DS)

Yan meyakinkan Kabupaten Puncak akan berkembang seperti daerah lainnya yang ada di Papua.

“Hari ini kita bisa lihat banyak kunjungan dari luar, ini bukti sebuah kemajuan, secara perlahan Puncak akan berkembang seperti daerah lain,” ujar Yan.

Kader Partai Gerindra ini juga sangat terkesan dengan sambutan masyarakat Puncak dalam acara HUT-15 tahun Kabupaten Puncak dan 10 tahun kepemimpinan Willem Wandik yang dirayakan 21 Juni 2023 di Lapangan Trikora, Kota Ilaga.

“Presepsi orang luar, daerah ini rawan, tapi saat saya menginjakkan kaki, masyarakatnya sangat wellcome, dan ini yang kami harapkan,” beber Yan.

Yan menyimpulkan bahwa kondisi saat ini adalah masyarakat butuh perhatian pemerintah.

“Kesimpulan saya, semua cara menyelesaikan konflik di Papua hingga jatuhnya korban adalah salah,  kuncinya hanya satu, sentuhan pemerintah disegala sektor bukannya tindakan operasi militer,” terangnya.

Dia pun menambahkan, pada prinsipnya kunci utama dalam sebuah pembangunan suatu daerah yakni penanganan konflik yang tepat.

“Saat ini bagaimana kita bisa memetakan strategi penanganan yang tepat, sehingga tidak membuat reaksi dari kelompok yang bersebrangan membuat onar,” terangnya. **

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *