Tergerak Hati Membantu Sesama, Jurnalis Wamena Open Donasi

Perwakilan KPU Provinsi Papua Pegunungan saat menyerahkan donasi berupa bahan makanan kepada Tim ‘Jurnalis Peduli’ untuk disalurkan ke para pengungsi korban konflik sosial di Wamena di Halaman Kantor RRI Wamena, Senin (18/5/2026). (Foto: Dokumentasi Tim Jurnalis Peduli)

Oleh: RF  I

PAPUAINSIDE.ID, WAMENA–Tergerak hati untuk membatu sesama jurnalis dan juga warga yang menjadi korban akibat konflik sosial yang terjadi di Wamena kurang lebih sepekan terakhir ini, para Jurnalis yang sehari-hari bertugas di daerah Papua Pegunungan ini gelar aksi sosial.

Open Donasi dengan tema ‘Jurnalis Peduli’ pun digerakan dengan berbagi flayer, ajakan disebar di berbagai media sosial untuk menggerakan hati sesama agar saling peduli terhadap para warga yang kini mengungsi, karena honai dan rumah hangus terbakar akibat pertikaian yang terjadi.

Open Donasi yang mulai dilakukan sejak Sabtu (16/5/2026) ini, berhasil menggerakan hati berbagai pihak, mulai dari lembaga pemerintah, pihak swasta, pelaku ekonomi, hingga warga Wamena yang tersentuh untuk membantu sesama.

Deni Tonjou, Koordinator Aksi ‘Jurnalis Peduli’ menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah tergerak hati untuk bersama-sama melihat masalah kemanusiaan yang terjadi di Wamena.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh donatur yang peduli kepada masyarakat kita yang terdampak konflik. Kami menyampaikan terimakasih kepada KPU Provinsi Papua Pegunungan, KPU Kabupaten Jayawijaya, Grand Baliem Hotel, Yuda Grup, dan semua donator yang sudah membantu kami dalam menggalang bantuan untuk para pengungsi,” ungkap Deni Tonjou, usai menerima langsung donasi bahan makanan yang diserahkan perwakilan KPU Provinsi Papua Pegunungan di Halaman Kantor RRI Wamena, Senin (18/5/2026).


Perwakilan KPU Provinsi Papua Pegunungan saat menyerahkan donasi berupa bahan makanan kepada Tim ‘Jurnalis Peduli’ untuk disalurkan ke para pengungsi korban konflik sosial di Wamena di Halaman Kantor RRI Wamena, Senin (18/5/2026). (Foto: Dokumentasi Tim Jurnalis Peduli)

=Kata Deni, rencananya bantuan ini akan disalurkan ke para pengungsi yang ada di pinggiran kota Wamena, karena diketahui banyak  diantara mereka yang telah kehilangan tempat tinggal dan harta benda. Sehingga diharapkan sedikit dari bantuan ini dapat meringankan beban mereka.

“Kami juga bisa merasakan apa yang menjadi kesusahan dari para pengungsi saat ini, sehingga kita sengaja membentuk panitia kecil yang terdiri dari seluruh wartawan yang ada di Wamena untuk menggalang bantuan bagi saudara-saudara yang terdampak dari konflik sosial,” jelasnya.

Naftali Pawika, Anggota KPU Provinsi Papua Pegunungan menyampaikanbahwa bantuan yang disalurkan melalui aksi donasi ‘Jurnalis Peduli’ ini sebagai bentuk solidaritas kepada masyarakat terdampak konflik.

“Ini merupakan obat yang bisa meringankan beban yang saat ini dialami oleh keluarga besar Papua Pegunungan yang ada di tempat pengungsian, dan juga mereka yang saat ini merasa kesulitan. Ini merupakan bentuk kasih sayang kami KPU Provinsi Papua Pegunungan,” ungkapnya.

Ia berharap, pertikaian yang terjadi beberapa waktu lalu menjadi pelajaran bagi kita, dan berpesan kepada seluruh  masyarakat untuk bersama-sama menjaga kedamaian dengan saling mengasihi, untuk bersama-sama mewujudkan Papua Pegunungan yang lebih baik lagi.

Ditambahkan Sekretaris KPU Provinsi Papua Pegunungan, Agus Filma, menyatakan melalui sinergi bersama rekan-rekan Pers KPU berharap bantuan ini dapat tersalurkan tepat sasaran, terutama kepada warga yang benar-benar membutuhkan.

“Mari bersama-sama kita doakan agar situasi segera pulih, kedamaian kembali tercipta, dan saudara-saudara kita dapat kembali beraktivitas dengan aman,” ungkapnya.

Bantuan yang telah terkumpul rencananya akan mulai disalurkan Tim ‘Jurnalis Peduli’ pada Selasa (19/05/2026), dengan menyasar warga pinggiran kota yang hingga kini masih mengungsi. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *