Oleh: RF I
PAPUAINSIDE.ID, WAMENA–Wamendagri Ribka Haluk, menghimbau semua lembaga yang ada di Papua Pegunungan baik lembaga pemerintah maupun lembaga masyarakat untuk bersama mendukung kerja gubernur dan para bupati dalam melakukan pendekatan persuasif untuk mengendalikan situasi keamanan di Wamena.
Hal ini disampaikannya dalam jumpa pers usai menghadiri rapat tertutup bersama pemerintah provinsi Papua Pegunungan dan beberapa bupati dan jajaran forkopimda, serta para tokoh adat, tokoh masyarakat dan tokoh agama, di Kantor Bupati Jayawijaya, Sabtu (17/5/2026).
“Kita sudah masuk pada ranah pemerintah, jadi siapapun, kepala suku, tokoh agama, semua satu komando, kepala wilayah di daerah ini termasuk delapan kabupaten adalah gubernur. Saya minta MRP, DPR, intelektual, semua bersatu, mendukung bapak gubernur dalam melakukan pendekatan persuasif, untuk kita kendalikan situasi keamanan di Wamena hingga pulih,” ujarnya.
Wamendagri memastikandirinya sesuai perintah menteri dirinta akan berada di Wamena hingga situasi benar-benar pulih.
Ia juga mengatakan kedepan pemerintah akan menyiapkan draft rancangan peraturan daerah khusus (perdasus) untuk pemerintah provinsi Papua Pergunungan, yang akan difasilitasi langsung oleh kementerian dalam negeri.
“Ada tim di dirjen kemandagri, kami akan turunkan untuk kita siapkan, itu menjadi acuan dan landasan bagi siapapun, baik pihak keamanan maupun pemerintah daerah dalam melakukan tindakan-tindakan terhadap semua persoalan yang ada di Papua Pergunungan,” bebernya.
Usai rapat tertutup ini, Wamendagri meminta masyarakat untuk dapat kembali ke daerah masing-masing dan melakukan aktivitas sebagaimana mestinya, baik aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun kesehatan.
Karena menurutnya forkopimda akan tetap melakukan rapat-rapat koordinasi hingga situasi benar-benar pulih.
“Jadi kita anggap semuanya sudah aman sekarang, kalau ada yang provokasi saya minta kepada kapolda, pangdam , silahkan melakukan tindakan-tindakan, kalau ada bahasa-bahasa provokasi di media sosial,” ujarnya.
Wamendagri juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah melakukan upaya-upaya penyelamatan selama konflik warga yang terjadi di Wouma-Wamena, Papua Pegunungan.
“Kepada aparat dan masyarakat yang saat kejadian langsung ada di lapangan melakukan tindakan-tindakan yang baik untuk saling membantu dan menyelamatkan diantara mereka, atas nama pemerintah pusat, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih,” tandasnya. **













