Oleh: RF I
PAPUAINSIDE.ID, WAMENA—Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo, menghimbau pihak-pihak yang terlibat dalam perang yang terjadi di Wouma agar berhenti.
Hal ini disampaikannya dalam jumpa pers yang berlangsung di kantor bupati Jayawijaya, Sabtu (16/5/2026).
“Saya gubernur provinsi Papua Pegunungan bersama wakil gubernur, para bupati, dan para tokoh gereja, lembaga masyarakat adat, dan seluruh tuah-tuah adat yang ada di kabupaten Jayawijaya, kita bersama bersepakat hari ini berhenti, tidak perlu perang lagi, kita hentikan semua ini,” tegasnya.
Lanjut Tabo, untuk saat ini pemerintah akan mulai melakukan pemulihan dan rehabilitasi, sehingga ia meminta kepada para tua-tua adat untuk satu suara bersama pemerintah dalam pemulihan keamanan di Papua Pegunungan, khususnya Wamena.
Ia juga menyampaikan terimakasih kepada pemerintah pusat dalam hal ini Wamendagri, Ribka Haluk, yang langsung hadir bersama pemerintah daerah untuk melakukan langkah-langkah penanganan konflik yang terjadi.
Pemerintah juga akan mengupayakan dalam waktu satu atau dua hari kedepan dapat memulangkan para pengungsi yang saat ini mengungsi di Polres Jayawijaya dan Makodim 1702/Jayawijaya.
“Pengungsi yang ada di Wamena, dan sementara ditampung di polres dan kodim, kita akan atasi satu atau dua hari kedepan,” pungkasnya. **











