Pj Gubernur Papua Pegunungan Canangkan Perpanjangan Run Way 15 Bandara Wamena

Penjabat Gubernur Papua Pegunungan Felix V Wanggai menjalankan alat berat, saat pencanangan perpanjangan Run Way 15 Bandara Wamena. (Foto: RF/Papuainside.id)

Oleh: RF  I

PAPUAinside.id, WAMENA–Penjabat Gubernur Papua Pegununga, Velix V Wanggai, didampingi Penjabat Bupati Jayawijaya Thony M Mayor, mencanangkan perpanjangan landasan pacu atau run way 15 Bandara Wamena.

Dengan panjang 150 meter dan lebar 48 meter mulai dikerjakan 27 September 2024 lalu.

Velix mengungkapkan anggaran untuk perpanjangan run way 15 Bandara Wamena bersumber dari APBD Papua Pegunungan Tahun Anggaran 2024.

Velix mengatakan, perpanjangan run way 15 Bandara Wamena telah melalui proses perencanaan yang cukup matang tinggal eksekusi di lapangan.

“Kita berharap dalam tiga bulan ini ada langkah percepatan, sehingga pihak ketiga dapat melakukan langkah-langkah mobilisasi mekanisme management project, yang cepat, mengingat lokasinya di tengah kota dapat diatur pola kerjanya, baik sift pertama, kedua, dan ketiga dalam sehari,” ungkap Velix kepada wartawan di Wamena Jumat (27/9/2024).

Velix mengharapkan akhir Desember 2024 sudah selesai dan nantinya akan disempurnakan di awal Januari 2025.

Velix menerangkan, perpanjangan run way 15 Bandara Wamena adalah kolaborasi antara Kementerian Perhubungan, Bappenas, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, serta simpul-simpul masyarakat.

“Dengan adanya kebersamaan ini dapat dilakukan langkah-langkah percepatan pembangunan di Papua Pegunungan,” tandasnya.

Velix menuturkan, alokasi perpanjangan run way Bandara wamena sekitar Rp 17-20 miliar, termasuk perencanaan dan pengawasan, sesuai master plan.

Velix menghimbau masyarakat segera mewujudkan dan memastikan Wamena sebagai jantung, simpul sistem logistik, dan konektifitas di Tanah Papua Pegunungan, sehingga melengkapi peran bandara Sentani dan bandara Moses Kilangin Timika.

“Kita bisa ada akses penerbangan nasional dari Jakarta dan juga ke Wamena ataupun Jayawijaya, dan satu saat mimpi kita yang kita letakan didalam RPJP 2025-2045 Provinsi Papua Pegunungan, bahwa bandara Wamena akan ditingkatkan statusnya sebagai  bandara internasional di Tanah Papua,” jelas Velix.  

Di tempat yang sama, Penjabat Bupati Jayawijaya Thony M Mayor menyatakan pihaknya mendukung penuh perpanjangan run way bandara Wamena.

“Sebagai ibukota provinsi kita kabupaten Jayawijaya butuh Pembangunan, karena akses ini harus kita buka dan lancar, sehingga bisa menunjang aktifitas kita,” ungkap Thony.

Thony juga menambahkan, jika nantinya bandara Wemena sudah memadai, maka bisa didarati pesawat berbadan lebar.

“Sehingga akses keluar kita tidak lagi singgah di Jayapura, tapi penerbangan langsung. Ini akan mempermudah kita semua dan akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi Jayawijaya,” pungkas Velix. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *