Bupati Jayawijaya Genjot UMKM, Role Model Pemuda Mandiri Digulirkan

Bupati Jayawijaya Atenius Murip didampingi Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Jayawijaya, Ny Idawati Murip, menyerahkan bantuan kepada pelaku usaha kecil sebagai role model pemuda mandiri di Wamena, Jumat (1/5/2026). (Foto: Papuainside.id/RF)

Oleh: RF  I

PAPUAINSIDE.ID, WAMENA–Pemerintah Kabupaten Jayawijaya menggenjot penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan menggulirkan bantuan perlengkapan usaha bagi pelaku usaha kecil sebagai role model pemuda mandiri di Kota Wamena.

Program kolaborasi Dinas Lingkungan Hidup, TP PKK, dan Dekranasda Jayawijaya itu diserahkan langsung Bupati Jayawijaya Atenius Murip didampingi Ny Idawati Murip di halaman Kantor Bupati Jayawijaya, Jumat (1/5/2026).

Bantuan diberikan kepada pelaku usaha kecil seperti pedagang kopi, pedagang sayur keliling, dan penjual makanan gerobak yang sebagian besar merupakan pengusaha asli Papua yang berjualan di sekitar Tugu Wio Silimo atau Menara Salib.

Selain itu, bantuan juga disalurkan kepada penyedia jasa ojek di 20 pangkalan berupa rompi, perlengkapan kebersihan, serta uang kas Rp 1 juta per pangkalan.

Bupati Jayawijaya Atenius Murip mengatakan bantuan tersebut merupakan sarana pendukung untuk meningkatkan usaha pelaku UMKM.

“Hari ini pemerintah beri bantuan langsung kepada teman-teman UMKM, yang biasa berjualan kopi kita berikan sarana prasarana pendukung seperti meja, kursi duduk, pemanas dan lain-lain, untuk meningkatkan ekonomi mereka,” ujarnya.

Ia menambahkan, bantuan tersebut diharapkan memacu semangat pelaku usaha lain untuk mengembangkan usaha serta meningkatkan pelayanan jasa ojek.

 Kolaborasi dan Penataan Usaha

Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Jayawijaya, Ny Idawati Murip, mengatakan program ini merupakan kolaborasi pemerintah daerah dengan Dekranasda dan Dinas Lingkungan Hidup.

“Pemerintah pusat memberikan bantuan untuk role model yaitu anak-anak muda, khusus dari Dekranasda ada UMKM-UMKM berupa meja kopi yang kami siapkan untuk usaha-usaha mandiri yang sudah dilaksanakan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, bantuan difokuskan pada penataan sarana usaha agar lebih rapi dan meningkatkan daya tarik di Kota Wamena.

“Kami mulai menata satu persatu apa yang sudah mereka kerjakan. Usaha mandiri ini kami dari pemda melalui Dekranasda dan juga PKK kabupaten pun membantu hal-hal ini,” katanya.

Sekitar 10 pelaku usaha kecil menerima bantuan tersebut, sebagian besar anak muda, mahasiswa, serta mama-mama pedagang di sekitar Tugu Wio Silimo.

“Jadi kami menata meja kopi mereka sehingga mereka jualan lebih baik lagi,” ujarnya.

Ia menambahkan, ke depan pemerintah akan mendampingi pelaku usaha dalam pengurusan izin usaha.

“Jadi apapun usaha yang sudah dikerjakan kami mengambil bagian untuk membantu dari sisi pemerintah maupun sebagai mitra,” kata Idawati. **

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *