Oleh: RF I
PAPUAINSIDED.ID, WAMENA–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya membagikan rompi dan bantuan dana kebersihan kepada tukang ojek di 20 pangkalan di Wamena, Jumat (1/5/2026), guna meningkatkan kualitas layanan transportasi yang lebih tertib dan rapi.
Kegiatan ini bertepatan dengan Hari Buruh dan pelaksanaan program Indonesia Asri yang rutin digelar setiap Selasa dan Jumat, melibatkan petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Jayawijaya seperti penyapu jalan, taman, dan pasar.
Penyerahan bantuan dilakukan di Halaman Kantor Bupati Jayawijaya oleh Bupati Atenius Murip, didampingi Ketua TP-PKK yang juga Plt Kepala DLH Jayawijaya, Idawati Waromi Murip.

Plt Kepala DLH Jayawijaya Idawati Waromi Murip didampingi Bupati Atenius Murip menyerahkan alat kerja kepada tukang ojek di Wamena, Jumat (1/5/2026). (Foto: Papuainside.id/RF)
Atenius menjelaskan rompi yang dibagikan dibuat seragam dengan perbedaan warna dan nama pangkalan sebagai penanda identitas.
“Pembagian rompi bertuliskan nama pangkalan mereka, hanya warna yang membedakan. Contoh di bandara biru, Jibama merah, Pikey hijau, dan Kehutanan coklat. Ini dibagi serentak,” ujarnya.
Selain pembagian rompi, pemerintah juga membangun sejumlah pangkalan serta memberikan bantuan modal Rp 1 juta per pangkalan untuk mendukung operasional, termasuk kebersihan.
“Agar ada rasa kebersamaan dalam pelayanan sekaligus mendukung kebutuhan pangkalan,” katanya.
Ia menambahkan, pemerintah akan menyiapkan helm guna melengkapi standar pelayanan tukang ojek. Pangkalan yang belum menerima bantuan, seperti Pangkalan Misi dan Perempatan Panti Asuhan, dipastikan segera menyusul.

Bupati Jayawijaya Atenius Murip bersama Plt Kepala DLH Idawati Waromi Murip berpose bersama tukang ojek di Depan Menara Salib, Wamena, Jumat (1/5/2026). (Foto: Papuainside.id/RF)
Pada kesempatan yang sama, Idawati berharap para tukang ojek ikut menjaga kebersihan lingkungan dan menjadi mitra pemerintah dalam menyosialisasikan perilaku hidup bersih kepada masyarakat.
“Kami menitipkan kebersihan kepada pangkalan ojek, sehingga selain berusaha mereka juga menjaga lingkungan,” ujarnya.
Ia menambahkan, para tukang ojek dapat membantu menyampaikan pesan kebersihan saat berinteraksi langsung dengan warga. **













