Image  

Ini Ceramah Miftahul Huda di Hotel Horison Ultima Entrop Papua

Anak-anak yatim Pondok Pesantren Tahfidz Al-Quran Mutiara Surga At-Takwa, Koya Barat, Kota Jayapura. (Foto: Dok/HHUE-Papua)
banner 468x60

Oleh: Makawaru da Cunha  I

PAPUAinside.com, JAYAPURA–Ramadhan sedang berlangsung. Salah satu ibadah utama pada bulan Ramadhan adalah menunaikan ibadah puasa.

banner 336x280

Dosen Program Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Fattahul Muluk Papua Dr. H. Miftahul Huda, SHI, MH, dalam ceramahnya sebelum acara Bukber antara Managemen Hotel Horison Ultima Entrop (HHUE) Papua dan anak-anak yatim dan dhuafah, Pondok Pesantren Tahfidz Al-Quran Mutiara Surga At-Takwa, Swakarsa Pertanian, Koya Barat, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Provinsi Papua, Jumat (15/4/2022) mengatakan, puasa Ramadhan akan melahirkan dua dimensi, yakni dimensi ritual dan dimensi sosial.

General Manager HHUE-Papua Rizki Amanah Ras, menyampaikan sambutan, sebelum Bukber dengan Anak-anak yatim Pondok Pesantren Tahfidz Al-Quran Mutiara Surga At-Takwa, Koya Barat, Kota Jayapura. (Foto: Dok/HHUE-Papua)

Miftahul Huda menjelaskan, puasa Ramadhan adalah momentum kebersamaan, terutama bagi anak-anak yatim dan dhuafa dari Pondok Pesantren Tahfidz Quran Mutiara Surga Taqwa dan karyawan HHUE Papua, untuk berdoa.

“Dengan dimensi ritual kita berlomba-lomba beribadah, tarawih, seperti ini kan berlomba-lomba. Artinya yang nggak aktif  berdoa bisa aktif berdoa,” ujar Miftahul Huda.

Sedangkan dimensi sosialnya adalah yang kaya bisa berbagi dengan yang miskin, sehingga yang miskin juga merasakan ada uluran tangan.

Karena itu, ia mengharapkan mudahan-mudahan puasa ini betul- betul menjadi puasa terbaik bagi kita semuanya, untuk introspeksi diri dan hal- hal apa yang belum tercapai impian dan cita-citanya.

Anak-anak yatim Pondok Pesantren Tahfidz Al-Quran Mutiara Surga At-Takwa, dan karyawan HHUE Papua. (Foto: Dok/HHUE-Papua)

Selain itu juga untuk melatih berbagi dengan sesama, walaupun tak seberapa. Tapi bisa merasakan bagaimana penderitaan saudara-saudara yang tak mampu.

Ia berharap kepada mereka semuanya nanti bisa memotivasi para santri, agar bisa lebih semangat belajar.

Juga karyawan HHUE Papua juga merasa empati bagaimana melihat anak- anak makan bersama. Hal seperti itu akan menimbulkan rasa empati bagi sesama.

Sementara itu, Kepala Pondok Pesantren Tahfidz Quran Mutiara Surga Taqwa, Muchamad Takwa mengatakan, tujuan dari pada bulan puasa ini untuk menjadikan orang bertaqwa dan takut pada Tuhannya, sehingga nanti akan menjadi kebahagiaan didalam hidupnya dan mengamalkan hukum-hukum dari Tuhan.

“Dengan mengamalkan hukum-hukum dari Tuhannya dia akan mendapatkan kebahagiaan dan jalan keluar dari setiap masalah dan memudahkan rezeki-rezekinya dari Allah,” jelas Muchamad Takwa. **

 

banner 336x280