Image  

Pemda Pegubin Sediakan Dana Hibah untuk 47 Kelompok Seni Budaya

Pembukaan Pentas Seni dalam rangka memeriahlan HUT-23 Kabupaten Pegunungan Bintang di Oksibil.(foto: Aquino Ningdana)

PAPUAINSIDE.ID, OKSIBIL— Sebagai bentuk dukungan yang konkrit dan langkah strategis dalam membangun ekosistem kreatif daerah, Aloysius mengumumkan bahwa setelah kegiatan ini diselesaikan, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan memberikan bantuan dana hibah untuk seluruh 47 kelompok yang tampil. Dana ini akan digunakan sebagai modal pengembangan untuk meningkatkan kualitas karya, memperoleh peralatan yang dibutuhkan, serta melakukan inovasi pada produk dan penampilan mereka.

“Kita menyadari bahwa tanpa dukungan finansial yang tepat, potensi kreatif akan sulit berkembang menjadi usaha yang berkelanjutan. Oleh karena itu, pemberian dana hibah ini merupakan investasi kritis bagi masa depan sektor kreatif daerah,” ujar Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Aloysius Bawi, S.Sos., M.Si. di Oksibil, Kamis (09/04/2026).

Ia menambahkan bahwa kolaborasi lintas dinas adalah hal yang krusial dalam membangun ekosistem kreatif yang kuat. “Seni budaya dan ekonomi kreatif tidak bisa berkembang sendirian. Kita membutuhkan dukungan dari Dinas Pendidikan untuk mengintegrasikan pendidikan kreatif di sekolah, Dinas Kesehatan untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan pelaku seni, Dinas Pekerjaan Umum untuk menyediakan sarana prasarana yang memadai, serta banyak lagi dinas lainnya yang memiliki peran penting dalam mendukung sektor ini,” jelasnya.

Aloysius Bawi menutup pernyataannya dengan harapan bahwa tahun 2026 benar-benar menjadi tonggak sejarah bagi kebangkitan seni budaya dan ekonomi kreatif di Kabupaten Pegunungan Bintang.

“Kita harus membangun fondasi yang kokoh, menciptakan sistem yang mendukung, dan memastikan bahwa setiap langkah yang kita ambil memiliki dampak yang positif dan berkelanjutan bagi masyarakat. Ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk membangun masa depan yang lebih baik melalui kekayaan kreatif yang kita miliki,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, beberapa perwakilan kelompok seni juga menyampaikan harapan mereka. Hugo Alwolka, dari kelompok musik grup band “Bar Abip Band Pegunungan Bintang menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini memberikan harapan baru bagi pelaku seni .

“Kita merasa bahwa bakat dan karya kita dihargai dan memiliki nilai nyata bagi kemajuan daerah. Dukungan yang diberikan dinas menjadi modal penting bagi kita untuk berkembang dan menunjukkan bahwa seni dari Pegunungan Bintang layak dikenal lebih luas,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan kelompok tari tradisional ” Oksang Serambakon” dari Distrik Serambako yang mengisi Pentas Seni dalam rangka memeriahkan HUT-23 Kabupaten Pegubin menyampaikan bahwa melalui pentas ini, mereka dapat memperkenalkan nilai-nilai budaya yang terkandung dalam setiap gerakan tari kepada generasi muda.

“Kita melihat ini sebagai bagian dari upaya kritis untuk melestarikan dan mengembangkan budaya kita, sehingga tidak hanya menjadi bagian dari masa lalu tetapi juga menjadi kekuatan untuk membangun masa depan,” tambahnya.

Kegiatan pentas seni budaya yang berlangsung selama tiga hari ini juga diisi dengan berbagai aktivitas pendukung, antara lain pameran produk ekonomi kreatif, lokakarya pengembangan keterampilan bagi pelaku seni, serta pertemuan dengan praktisi kreatif dari tingkat distrik  yang memberikan pemaparan mengenai tren dan peluang dalam sektor kreatif. ** (Aquino Ningdana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *