Oleh: Faisal Narwawan I
PAPUAinside.id, JAYAPURA—Irjen Mathius D. Fakhiri ikut buka suara di momen peringatan Hari Pendidikan Nasional atau Hardiknas 2024.
Hardiknas membawa kenangan baik bagi dia yang merupakan Kapolda Papua sejak 18 Februari 2021.
Pria kelahiran 6 Januari 1968 ini merupakan seorang perwira tinggi Polri, yang sebelumnya juga pernah menjadi Wakapolda Papua masa jabatan 1 September 2020 – 18 Februari 2021, dan Wakapolda Papua Barat ke-4 masa jabatan 3 Februari 2020 – 1 September 2020.
Anak ketiga dari pasangan Nathalis Yame Fakhiri (Letkol Purnawirawan) dan Martha Kabuare ini, lahir di Ransiki, Ibu kota Manokwari Selatan, Papua Barat sejak kecil menempuh pendidikan formal di daerah pedalaman baik TK, SD hingga SMP.
“Dari kecil saya sekolah di daerah pedalaman terus. Saya TK di Mindiptana, Kabupaten Boven Digoel, SD di Keppi sampai kelas 2, pindah ke Merauke kelas 2 sampai tamat SD, dan SMP St. Thomas Wamena,” kata Fakhiri di Kota Jayapura, Kamis (2/5/2024).
Di era 80-an, kata Fakhiri, Hardiknas merupakan momen yang sangat di tunggu-tunggu setiap pelajar, sebab akan ada banyak kegiatan yang berkaitan dengan sekolah, baik olah raga, gerak jalan, hingga pagelaran seni budaya.
“Tentunya dengan adanya kegiatan-kegiatan seperti itu membangkitkan dan menggugah setiap pelajar, untuk bisa mengasah bakat-bakat, baik tarik suara, olahraga termasuk lomba-lomba gerak jalan,” ujarnya.
“Kegiatan seperti ini yang selalu membangkitkan motivasi para pelajar, untuk bisa berkembang sesuai dengan bakat yang ada pada diri masing-masing,” sambungnya.
Kapolda Fakhiri menilai moment Hardiknas harus bisa dikemas dan dikembangkan dengan berbagai kegiatan-kegiatan positif yang kini mulai sedikit terlupakan.
“Saya pikir ini yang harus kita dikembangkan karena bagian positif dalam upaya menjaga para generasi muda untuk berbuat dan berperilaku positif, dalam rangka menyiapkan dirinya, untuk menjadi pemuda dan pemudi yang berguna bagi bangsa dan negara,” tegasnya.
Fakhiri berpesan kepada seluruh masyarakat, khususnya para generasi muda Papua, untuk terus belajar dalam bidang yang ditekuni dengan harapan ke depan Papua bisa melahirkan generasi pembelajar sejati, tangguh, cerdas dan lincah.
“Jelas berbagai pengalaman sudah saya alami tentunya dengan tingkat kesusahan masing-masing. Makanya saya mau, generasi muda saat ini harus bisa lebih semangat dan giat belajat karena saat ini sudah lebih modern,” katanya. **













