Komunitas Menoken Mamta Tanam Ratusan Pohon di Kampung Dondai

Penanaman ratusan bibit pohon di Bukit Kerka di Kampung Adat Dondai, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua pada 2 Desember 2023 lalu. (Foto: Dok/Komunitas Menoken Mamta)

Oleh: Makawaru da Cunha  I

PAPUAinside.id, SENTANI—Komunitas Menoken Mamta bersama beberapa komunitas lainnya, didukung Samdhana Institut Papua, menanam ratusan bibit pohon di Bukit Kerka, Kampung Adat Dondai, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, 2 Desember 2023 lalu.

Kegiatan ini merupakan gerakan penanaman pohon sekaligus memperingati Hari Disabilitas Internasional dan Hari Noken Sedunia.

Gerakan penanaman pohon ini juga dilakukan di beberapa wilayah adat lainnya, seperti Animha dan Domberai.

Anggota Komunitas Menoken Mamta, Lusia Langowuyo mengatakan, bibit pohon yang ditanami adalah bibit kelor berjumlah kurang lebih 180 batang pohon, pohon mangga berjumlah 40, pohon asam jawa berjumlah 40 dan pohon jati putih berjumlah 40 pohon.

“Penanaman berlangsung dari pagi mulai dengan penggalian liang tanam bersama hingga berakhir pada sore hari,” ujar Lusia.

Lusia mengatakan, sebagai penutup bersama anak-anak keterwakilan komunitas menggambar bersama lalu bercerita tentang hasil gambar mereka masing-masing.

Penanaman ratusan bibit pohon di Bukit Kerka di Kampung Adat Dondai, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua pada 2 Desember 2023 lalu. (Foto: Dok/Komunitas Menoken Mamta)

Sementara itu, Koordinator Program Samdhana Institut Papua, Piter Roki Aloisius mengatakan pihaknya mendukung penuh kegiatan penanaman bibit pohon, yang bisa bermanfaat bagi semua.

“Menoken itu bukan berarti membuat noken, tapi lebih kepada mencoba menggiatkan dan menggerakan kembali semangat atau nilai-nilai noken yang selama ini diangkat teman-teman komunitas noken Mamta,” tutur Roki.

Roki menjelaskan, kegiatan penanaman bibit pohon di Bukit Kerka Kampung Dondai ini salah-satunya adalah bagaimana teman-teman bisa berkontribusi terhadap penyelamatan lingkungan.

“Kegiatan menoken itu disepakati bahwa bagaimana kita berupaya, untuk menghijaukan Bukit Kerka di  Kampung Dondai, yang gundul akibat pengikisan air dan longsor,” tandas Roki. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *