Vandem Wonda dan 4 Anggota OPM Nyatakan Diri Kembali Ke NKRI

Lima anggota KKSB menyatakan diri bergabung dengan NKRI ditandai penyataab sikap disaksikan warga di Kampung Balingga di Lanny Jaya. (foto: istimewa).

Oleh: Faisal Narwawan|

PAPUAinside.com, JAYAPURA – Vandem Wonda bersama 4 rekannya menyatakan diri kembali ke NKRI.

Ia mengakui pernah dibekali satu cuk pistol dan bertugas untuk memeras dan merampas bahan makanan serta uang masyarakat.

Vandem pernah terlibat kontak tembak dengan TNI di Popome.

Empat rekan lainnya yaitu, Dekiron Tabuni, Ibetius Tabuni, Terkis Tabuni alias Yuborak Telenggan dan Delis.

Dari keempatnya, ada yang mengakui pernah terlibat kontak tembak dengan TNI di Popome dan terlibat dalam penyerangan Polsek Pirime.

Penyerahan diri ke 5 anggota KSB tersebut bertempat di Distrik Bruwa, Kabupaten Lanny Jaya, Rabu (22/07/2020).

Kapen Kogabwilhan III Kolonel Czi Gusti Nyoman Suriastawa menerangkan, awalnya Tim Kompi Bangau Satgas Pamtas mobile YPR 305 /Tengkorak dipimpin Letda Inf Reza CP bersama Sertu Rudyan melaksanakan patroli ke Kampung Wame Distrik Bruwa.

Anggota Tim Satgas yang melaksanakan pengamanan melihat 5 orang yang tidak dikenal. Selanjutnya tim pengamanan melakukan pengintaian terhadap 5 orang yang dicurigai tersebut.

Informasi berikutnya diketahui dari keterangan Kepala Kampung Wame bahwa kelima orang tersebut merupakan anggota KSB pok Militan POW yang terdapat di dalam DPO.

Selanjutnya kepala kampung beserta tokoh masyarakat didampingi Satgas mendatangi lima orang yang dicurigai tersebut.

Dalam pertemuan dengan kelima militan OPM tersebut, mereka berkeinginan untuk kembali ke NKRI. “Kelima anggota KSB tersebut menginginkan hidup normal bersama keluarga seperti layaknya masyarakat biasa,” jelasnya.

Proses penyerahan diri dan pembacaan janji ke lima anggota KSB untuk dapat diterima dan bergabung ke dalam NKRI kemudian dilakukan pada Senin hingga Rabu (23/7/2020). Penyerahan ini disaksikan masyarakat Kampung Balingga. **