Oleh: Makawaru da Cunha I
PAPUAINSIDE.ID, SORONG—Dalam upaya menekan masalah gizi pada anak dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, Srikandi PT PLN (Persero) menggelar program Srikandi Movement 2026 bertajuk “Srikandi Peduli Kesehatan Ibu dan Anak”.
Kegiatan berupa pemeriksaan kesehatan gratis dan penyaluran paket bantuan gizi ini berlangsung di Gedung Tongkonan Toraya, Kota Sorong, Kamis (22/10/2026).
Kegiatan tersebut menjangkau 203 penerima manfaat, terdiri atas 103 ibu hamil dan 100 anak berusia 6 bulan hingga 3 tahun. Untuk mendukung pelayanan kesehatan yang optimal, Srikandi PLN berkolaborasi dengan tenaga kesehatan dari Puskesmas Sorong Timur. Layanan yang disediakan meliputi pos pemeriksaan khusus ibu hamil dan anak, layanan apotek, serta pendampingan langsung oleh dokter dan perawat.
Selain pemeriksaan kesehatan, setiap penerima manfaat mendapatkan paket bantuan gizi untuk mendukung pemenuhan kebutuhan nutrisi harian. Paket tersebut berisi susu bagi ibu hamil dan anak sesuai kategori usia, kacang-kacangan, telur, serta buah-buahan segar.
Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut. Ia menyoroti kemiskinan ekstrem di Tanah Papua yang masih menjadi salah satu faktor penyumbang tingginya kasus gangguan tumbuh kembang dan gizi buruk pada anak. Karena itu, ia menilai program yang diinisiasi PLN tersebut relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“PLN memiliki kepedulian yang sangat besar dengan memberikan atensi khusus pada kesehatan ibu dan anak. Maka dari itu, kehadiran Srikandi Movement 2026 melalui program Srikandi Peduli Kesehatan Ibu dan Anak ini sangat tepat. Kita harapkan program ini ikut memberikan edukasi, layanan gizi yang cukup, serta pemahaman tentang pola hidup dan pola makan yang sehat, terutama terkait pemenuhan nutrisi ibu dan anak. Karena itu, program ini luar biasa dan sangat baik,” puji Ahmad.
Ia menegaskan, langkah tersebut merupakan investasi moral jangka panjang untuk menjaga kualitas generasi muda sekaligus mendukung program Percepatan Pembangunan Papua.
“Langkah konkret Srikandi PLN ini selaras dengan upaya mewujudkan program Percepatan Pembangunan Papua yang berfokus pada tiga pilar: Papua Sehat, Papua Cerdas, dan Papua Produktif. Fondasinya dimulai dari keluarga. Jika ibu dan anak sehat, masyarakat akan sehat, dan dari situlah kita bisa mewujudkan generasi Papua yang cerdas dan produktif,” jelas Ahmad.
Mewakili Wali Kota Sorong, Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong, Jemima Elisabeth Windesi Lobat, juga menyambut baik inisiatif Srikandi PLN. Ia menjelaskan bahwa kesehatan ibu dan anak di Kota Sorong masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait kasus gangguan pertumbuhan dan kekurangan gizi pada anak yang membutuhkan penanganan serta tanggung jawab bersama.
“Kegiatan ini membuktikan bahwa PLN tidak hanya hadir untuk menerangi kota, tetapi juga memberikan harapan dan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kami berharap inisiatif kolaboratif ini tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan menjadi gerakan kepedulian sosial yang berkelanjutan guna memenuhi kebutuhan gizi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemantauan kesehatan di posyandu,” ungkap Jemima.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur, menegaskan bahwa ibu dan anak memiliki peran mendasar dalam membangun keluarga dan masyarakat yang sehat. Menurut dia, upaya menjaga kesehatan ibu dan anak membutuhkan kolaborasi berkelanjutan dari berbagai pihak.
“Kehadiran PLN bukan sekadar menerangi, melainkan juga memberikan kontribusi sosial yang nyata. Pemeriksaan kesehatan membantu kita mengetahui kondisi lebih dini, sedangkan pemenuhan asupan yang baik mendukung kesehatan ibu dan tumbuh kembang anak. Melalui Srikandi Movement, Srikandi PLN menunjukkan bahwa kepedulian dan kontribusi perempuan dapat hadir secara langsung di tengah masyarakat. Kami berterima kasih kepada tenaga kesehatan dari Puskesmas Sorong Timur dan seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan ini,” pungkas Roberth melalui siaran pers, Rabu (28/10/2026).
Ke depan, melalui Srikandi Movement, PLN berkomitmen mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Sinergi antara badan usaha, pemerintah daerah, dan tenaga kesehatan diharapkan dapat mendorong berbagai elemen masyarakat untuk bergerak bersama dalam mewujudkan generasi masa depan Papua yang lebih tangguh, unggul, dan produktif. **













