PMI Mamberamo Tengah Kembali Gandeng RS Dian Harapan untuk Operasi Katarak

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PMI Kabupaten Mamberamo Tengah dan Rumah Sakit Dian Harapan Jayapura terkait pelayanan operasi katarak bagi masyarakat di Jayapura, Rabu (28/10/2026). (Foto: Humas Wabup Mamteng)

Oleh: RF  I

PAPUAINSIDE.ID, JAYAPURA—Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Mamberamo Tengah kembali menjalin kerja sama dengan Rumah Sakit Dian Harapan, Waena, Jayapura, melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) terkait pelayanan operasi katarak bagi masyarakat. Penandatanganan berlangsung di Jayapura, Rabu (28/10/2026), sebagai upaya melanjutkan pelayanan kesehatan mata bagi warga yang membutuhkan.

MoU tersebut ditandatangani Ketua PMI Kabupaten Mamberamo Tengah, Itaman Thago, S.Sos., bersama Direktur Rumah Sakit Dian Harapan, dr. Jon C.F. Paat, M.Kes-MMR, FISQua. Kegiatan itu turut didampingi Wakil Direktur Medis, drg. Eldy Army Herlina Dimara, M.Sc., dan Wakil Direktur Keperawatan, Sr. Agustin Moningka, S.Kep., Ns.

Rombongan PMI Mamberamo Tengah turut dihadiri Sekretaris PMI Mamberamo Tengah, Amal Rabang Matasik, dan Pengurus PMI Mamberamo Tengah, dr. Mouren Prily Lumolos. Hadir pula Sekretaris PMI Provinsi Papua, dr. Raflus Ladongi, yang turut mendukung koordinasi kerja sama pelayanan kesehatan tersebut.

Ketua PMI Kabupaten Mamberamo Tengah, Itaman Thago, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pihak Rumah Sakit Dian Harapan atas dukungan serta kesediaannya kembali bekerja sama untuk membantu masyarakat.

“Atas nama PMI Kabupaten Mamberamo Tengah, pemerintah, dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan terima kasih atas dukungan dan partisipasi Rumah Sakit Dian Harapan yang kembali bersedia membantu masyarakat kami,” ujarnya.

Itaman menjelaskan, pelayanan serupa pernah dilaksanakan pada 2024 dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Namun, masih ada warga yang belum mendapatkan pelayanan sehingga masyarakat berharap operasi katarak kembali dilaksanakan.

“Pada kegiatan tahun 2024, masyarakat sudah merasakan manfaatnya. Banyak yang terbantu, tetapi masih ada sebagian warga yang belum mendapatkan pelayanan. Karena itu, masyarakat kembali meminta agar kegiatan ini dilaksanakan lagi,” jelasnya.

Ia berharap kerja sama tersebut dapat menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan penanganan katarak. Itaman juga menyoroti pentingnya dukungan transportasi bagi tim medis, termasuk harapan agar tersedia fasilitasi penerbangan langsung dari Jayapura atau Sentani menuju Mamberamo Tengah.

Melalui kerja sama ini, PMI Kabupaten Mamberamo Tengah berharap pelayanan operasi katarak dapat terlaksana dengan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kerja sama tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen PMI untuk memperluas akses pelayanan kesehatan mata dan kegiatan kemanusiaan di Kabupaten Mamberamo Tengah. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *