PAPUAInside.id,TIMIKA— Bupati Puncak Willem Wandik,SE,M.Si mengunjungi warga Distrik Agandugume dan Lambewi yang saat ini mengungsi ke Distrik Sinak akibat bencana kekeringan yang melanda wilayah mereka, Kamis (27/07/2023).
Di Distrik Sinak didirikan Pemkba Puncak mendirikan Posko Bencana untuk memudahkan mobilisasi bantuan ke Distrik Agandugume dan Lambewi.
Untuk memudahkan mobilisasi bantuan, dalam kesempatan mengunjungi warga, Bupati Wandik juga menyerahkan dua unit sepeda motor untuk mengangkut bantuan. Dari Sinak ke Agandugume dan Lambewi bisa ditempuh dengan jalan darat, hanya saja membutuhkan waktu lama serta melewati jalan setapak.

Suasana hening dan sedih terlihat saat Bupati Wandik berdialog dan mendengarkan keluhan warga. Tampak mama-mama tidak bisa menahan air matanya saat menyampaikan keluhan kepada Bupati. Mereka berharap ada pesawat yang masuk ke wilayah mereka untuk membawa bantuan makanan serta obat-obatan dan petugas kesehatan.
“Kami cuma minta pesawat masuk angkot bahanan makanan ke distrik Lambewi dan Agandugume, kami sudah bangun lapangan terbang yang bagus di Agandugume, dengan maksud ketika ada bencana kekeringan dan kelaparan setiap tahun, pesawat bisa masuk, ternyata sampai saat ini belum ada pesawat yang masuk, sehingga kami minta Bupati bantu, datang ke sana, keamanan kami jamin,” ungkap seorang pemuda dengan nada sedih.
Terkait dengan hal tersebut, Bupati Puncak Willem Wandik menjelaskan bahwa atas nama masyarakat di dua distrik tersebut, dirinya akan bertemu dengan maskapai penerbangan, agar bisa mengijinkan pesawatnya masuk ke dua distrik tersebut, demi kemanusiaan rakyat disana.
“Bantuan sudah cukup mengalir ke sini, rakyat Agandugume dan Lambewi tidak sendiri, sayangnnya maskapai belum ada yang berani ke sana, karena persoalan keamanan, namun saya akan tetap perjuangan ini, bila perlu saya yang masuk ke sana lebih dulu, yang penting saya ketemu masyarakat di sana, ini persoalan kemanusiaan,” tuturnya.
Apapun risikonya, kata Bupati harus ada pesawat ke wilayah tersebut membawa bantuan dan menolong warga yang kelaparan. ‘’Saya sedih sekali lihat ini, kasihan sekali mereka ini, apalagi sudah ada enam orang yang meninggal dunia, ini tidak boleh berlanjut, kami harus ke sana, apapun risikonya, dan masyarakat dan saya juga jamin keamanan disana, pasti aman, silahkan saja pesawat masuk,” tukasnya.
Bupati menambahkan 2 motor yang diserahkan tersebut, bisa dimanfaatkan untuk mengakot bahan makanan,ke lambewi dan agandugume,meskipun jumlahnya sedikit,yang penting ada bantuan ke dua distrik tersebut, sambil masyarakat tetap berdoa, jika hasil pertemuan dengan maskapai penerbangan yang dilaksanakan di Timika, membuahkan hasil yang baik, maka dirinya sendiri yang akan mengantar bantuan akan langsung didroping langsung ke dua distrik yang terkena bencana tersebut. ** (Diskominfo Puncak)














