Oleh: Nethy DS|
PAPUAInside.com, Jayapura— Tiga orang diamankan untuk dimintai keterangan oleh aparat kepolisian terkait pembakaran kantor Dinas Tenaga Kerja dan PMK Kabupaten Keerom, Kamis (01/10/2020).
Tiga orang yang tidak disebutkan namanya ditangkap karena berada di lokasi saat terjadi aksi pembakaran.
‘’Tiga orang diamankan dan saat ini dimintai keterangan karena berada di sekitar tempat kejadian saat pembakaran kantor terjadi,’’ terang Kabid Humas Polda Papua AM Kamal kepada wartawan di Jayapura, Kamis (01/10/2020).

Ketiganya belum bisa ditentukan apakah tersangka namun orang-orang tersebut memiliki potensi mengetahui terjadinya aksi pembakaran.
‘’ Tiga orang dimintai keterangan saat kejadian mereka berada di TKP, kita belum tentukan apakah mereka tersangka yang pasti bahwa ketiga orang tersebut mempunyai potensi memberikan keetrangan terkait aksi pembakaran,’’ jelasnya.
Wakapolda Papua Brigjen Pol Mathius Fachiri kata Kamal menuju ke Keerom untuk meredam aksi massa yang membakar aseet pemerintah tersebut.
1 SSK pasukan BKO dari Polda Papua gabungan Samapta Polda dan Brimobda diperbantukan ke Polres Keerom untuk melakukan pengamanan. ‘’Situasi sudah terkendali, aparat berada di lapangan untuk pengamanan,’’ jelasnya.
Aksi pembakaran terjadi pasca pengumunan hasil CPNS Pemda Keerom formasi tahun 2018.
Pengumuman hasil test CPNS Keerom formasi tahun 2018 dilihat melalui website bkpsdm.keerom@go.id, 1 Oktober 2020 pukul 15.00 WIT.
Kata AM Kamal, peserta test yang tidak lolos lalu memprovokasi massa untuk melalukan aksi pengrusakan yang berbuntut pada pembakaran kantor Disnaker dan PMK. **













