Oleh: Makawaru da Cunha I
PAPUAINSIDE.ID, JAYAPURA—Ekonomi Papua tumbuh dari kekuatan masyarakat, potensi lokal, dan perubahan zaman. Dari usaha kecil yang mengolah kekayaan daerah, transaksi digital yang berkembang, hingga investasi yang membuka peluang baru, semuanya menjadi bagian dari perjalanan ekonomi Papua.
Di tengah tantangan geografis dan keterbatasan akses, masyarakat Papua terus menciptakan peluang. Produk pangan lokal, kerajinan, dan ekonomi kreatif menjadi bukti bahwa potensi daerah dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi.
UMKM menjadi salah satu penopang ekonomi Papua. Produk lokal tidak hanya menjadi sumber pendapatan masyarakat, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan nilai tambah ekonomi daerah.
Bank Indonesia Provinsi Papua mendukung pengembangan UMKM melalui pendampingan, peningkatan kualitas produk, sertifikasi, serta akses pasar. Salah satunya melalui Festival Cenderawasih (Fescend).
Fescend menjadi ruang bagi produk unggulan Papua untuk diperkenalkan kepada masyarakat dan pasar yang lebih luas.
“UMKM Papua harus mampu bersaing di pasar nasional,” kata Anggota DPRK Waropen, Kaleb Woisiri.
Penguatan ekonomi Papua juga membutuhkan dukungan kebijakan yang tepat, termasuk pengembangan sektor produktif, ekonomi digital, dan investasi.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Papua Faturachman mengatakan ekonomi Papua memiliki peluang tumbuh lebih baik melalui sinergi lintas sektor, penguatan ekonomi produktif, dan percepatan ekonomi digital.
“Penguatan ekonomi Papua membutuhkan sinergi, sektor produktif, dan transformasi digital,” kata Faturachman.
Perubahan ekonomi juga terlihat dari penggunaan transaksi digital. QRIS menjadi salah satu instrumen yang memperluas akses pembayaran digital di Papua.
Hingga Maret 2025, pengguna QRIS di Papua mencapai 214.663, dengan jumlah merchant sebanyak 230.446.
QRIS Jelajah Indonesia dan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) memperkuat penggunaan transaksi digital. Digitalisasi membuat transaksi lebih mudah sekaligus memperluas akses layanan keuangan.
Selain UMKM dan digitalisasi, investasi menjadi bagian penting dalam pengembangan ekonomi Papua. Sektor pertanian, perikanan, pariwisata, dan ekonomi kreatif memiliki peluang untuk dikembangkan.
Melalui Papua Economic and Investment Forum (PEIF), potensi daerah diperkenalkan kepada pelaku usaha dan calon investor.
Investasi diharapkan tidak hanya menghadirkan modal, tetapi juga meningkatkan nilai tambah produk lokal dan memperkuat keterlibatan masyarakat dalam kegiatan ekonomi.
Perjalanan ekonomi Papua terus bergerak. Dari usaha kecil yang tumbuh, teknologi yang berkembang, hingga investasi yang membuka peluang baru. **













