Oleh: RF I
PAPUAINSIDE.ID, WAMENA–Tiket masuk ke lokasi Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) ke-34 Tahun 2026 di Distrik Welesi resmi dijual secara online.
Hal ini disampaikan Wakil Ketua Pelaksana FBLB ke-34 Tahun 2026, Naftali Rumbiak kepada wartawan di Wamena, Senin (13/7/2026).
“Selama ini banyak tamu yang ingin menggunakan non cash tapi belum ada, sehingga tahun ini kita coba menjawab pangsa pasar dengan menggunakan noncas atau secara online,” jelas Naftali.
Launcing FBLB ke-34 Tahun 2026 dilakukan langsung oleh Bupati Jayawijaya Atenius Murip, Senin (13/7/2026) sekaligus menjadi orang pertama yang membeli tiket FBLB 2026 secara online.
Setelah diluncurkan, maka secara resmi tiket FBLB dapat dibeli pada travel-travel dan hotel-hotel di kota Wamena yang bekerjasama dengan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kabupaten Jayawijaya.
“Nanti di setiap hotel kami sediakan alat pembayaran digital agar pembelian tiket semua menggunakan non cash. Kalau pun ada yang harus cash itu nanti di lokasi. Jadi itu inovasi-inovasi yang kita buat sehingga tahun ini berbeda,” ungkapnya.
Dari penjualan tiket FBLB ini Disparekraf sendiri menargetkan PAD sebesar Rp 300 juta, yang secara langsung terkoneksi dengan rekening kas daerah. Terkait PAD Disparekraf juga berkolaborasi dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Jayawijaya.
“Target PAD Rp 300 juta, dan semua pembelian tiket online semua akan masuk ke RKUD Bapenda juga akan terlibat secara langsung terkait dengan penjualan tiket offline. Sedangkan penjualan online kami (dispar) yang akan buat laporan,” jelasnya.
Naftali Rumbiak juga mengatakan, meski tahun ini anggaran untuk pelaksanaan FBLB berkurang, namun diharapkan target PAD dapat tercapai.
“Kami berharap tuan rumah, baik itu PNS mari kita bantu pemda dengan membeli tiket,” katanya.
Harga tiket FBLB sendiri dipatok dengan harga Rp 30 ribu bagi wisatawan nusantara dam Rp 160 ribu bagi wisatawan asing. Harga tersebut sudah termasuk parker dan toilet di lokasi festival. **













