Friets Ramandey: Patut Dicontoh Semua Otoritas Sipil di Tanah Papua
PAPUAINSIDE.ID, JAYAPURA— Cara Penjabat Gubernur Papua Tengah Dr. Ribka Haluk, S.Sos., MM menangani korban dampak demo anarkis di Nabire ada 5 April 2024 lalu mendapat apresiasi dari Komnas HAM RI Perwakilan Papua.
Kepala Sekretariat Kantor Komnas HAM RI di Papua Friets Ramandey menjelaskan, langkah cepat yang dilakukan Ibu PJ Gubernur Papua Tengah menemui para korban terdampak demo anarkis tersebut merupakan wujud dari tanggung jawab pemerintah daerah atau negara dalam melakukan segala daya dan upaya untuk pemenuhan HAM. ‘’Otoritas sipil adalah orang paling bertanggung jawab terhadap pemulihan kondisi pasca demo berujung kekerasan,’’ jelasnya.
Pasca demo berujung anarkis PJ Gubernur Papua Tengah Ribka Haluk bersama Forkopimda, MRP mendatangi dua wanita korban kekerasan yang sedang dirawat di RSUD Nabire dan seorang anak yang terluka terkena lemparan batu.
Dalam kunjungan tersebut PJ Gubernur Ribka Haluk menyerahkan bantuan serta menanggung semua biaya perawatan.
Selanjutnya mendatangi korban yang rumahnya dibakar massa, juga memberikan bantuan Rp 20 juta dan uang Rp 500 juta untuk perbaikan rumah.
Apa yang dilakukan Gubernur Papua Tengah ini, merupakan wujud tanggung jawab pemerintah daerah untuk pemulihan kondisi pasca kekerasan dan pemenuhan HAM warganya. ‘’ Kalau tidak cepat diatasi oleh Ibu Gub akan berdampak secara luas dan efeknya bisa terjadi di mana-mana,’’ jelasnya.
Cara Gubernur Papua Tengah ini kata Friets patut dicontoh semua otoritas sipil di Tanah Papua dalam merespon aksi-aksi kekerasan yang terjadi.
‘’ini yang harus dipakai oleh seluruh otoritas sipil di Papua dalam rangka merespon kasus-kasus kekerasan di Papua, karena jika kasus kekerasan itu dibiarkan yang datang adalah aparat penegak hukum TNI Polri maka tidak bisa selesaikan kasus kekerasan yang ada adalah stagnan dan kemudian muncul kerenggangan,’’ jelasnya.
Langkah gubernur ini harus diikuti oleh langkah lanjutan dari aparat penegak hukum untuk mengambil tindakan hukum terhadap yang terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.
‘’Saya apresiasi juga Ibu Gubernur Papua Tengah karena memberikan kewenangan penuh kepada aparat untuk melakukan penegakan hukum, Ibu Gub sudah menjalankan tugas dan kewajibannya dengan tepat kepada para pihak,’’ tandasnya.
KOMNAS HAM kata Friets sudah mendapat penjelasan dari PJ Gubernur Papua Tengah terkait apa yang terjadi pasca demo anarkis dan dalam waktu dekat akan menuju ke Nabire untuk melakukan penyelidikan. **













