Oleh: Ignas Doy I
PAPUAInside.com, JAYAPURA—Kasus meninggal akibat Covid-19 di Provinsi Papua hingga Jumat (24/07/2020) pukul 18.30 WIT bertambah 2 orang.
Hal ini disampaikan Jubir Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG (K), saat menyampaikan keterangan pers secara virtual dari Media Center Satgas Covid-19 Provinsi Papua, Kota Jayapura, Jumat (24/07/2020).
Sumule mengatakan, sesuai data yang berhasil diklarifikasi ke sejumlah rumah sakit maka hari ini terdapat 2 kasus meninggal. Kasus pertama atas nama Ny. A (50) meninggal karena Covid-19 disertai dengan penyakit pada ginjal di salah-satu rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Papua. Ny. A meninggal pada tanggal 22 Juli 2020. Dan baru pada malam hari ini dilaporkan sesuai dengan konfirmasi PCR.
Kasus kedua atas nama Ny. L (50) dirawat di salah-satu rumah sakit mitra di kota Jayapura. Dikatakan, dari hasil pemeriksaan tim medis disimpulkan bahwa Ny. L meninggal karena Covid-19 dan tak disertai dengan penyakit penyerta atau dapat dikatakan ia meninggal semata-mata, karena Covid-19. Ny. L meninggal pada tanggal 24 Juli 2020.
Tambahan 40 Kasus Baru
Dijelaskan hari ini ada tambahan 40 kasus baru di Provinsi Papua mengakibatkan jumlah kumulatif penderita Covid-19 di Papua menjadi 2760. Dimana saat ini dirawat sebanyak 1417 atau 51 persen, sementara sembuh sebanyak 1311 atau 48 persen dan meninggal sebanyak 32 orang atau 1 persen.
ODP berjumlah 2895 sementara PDP sebanyak 250. “Hingga hari ini kami telah melakukan pemeriksaan PCR dan TCM sebanyak 24469 sampel,” ujarnya.
Menurutnya tambahan 40 kasus baru hari ini berasal dari yang pertama kota Jayapura 17 kasus, kabupaten Mimika 14 kasus, kabupaten Biak Numfor 4 kasus, kabupaten Jayawijaya sebanyak 2 kasus, kabupaten Jayapura 2 kasus dan terakhir kabupaten Merauke 1 kasus.
PDP bertambah sebanyak 3 orang, dimana ketiganya berasal dari kota Jayapura. Sementara ODP bertambah 71 orang yang berasal dari Merauke 1 orang, kabupaten Jayawijaya 1 orang, kabupaten Tolikara 46 Puncak 17 orang dan kota Jayapura sebanyak 6 orang.
Ia menyampaikan jumlah pasien yang dinyatakan sembuh bertambah sebanyak 52 orang yang berasal dari kota Jayapura sebanyak 44 orang, kabupaten Mimika 6 orang dan kabupaten Keerom sebanyak 2 orang. **













