Oleh: Faisal Narwawan I
PAPUAinside. id, JAYAPURA—Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Pimpinan Egianus Kogoya mengancam Pj. Bupati Nduga Edison Gwijangge.
Ancaman itu diberikan terkait upaya Pemerintah Daerah (Pemda) Nduga untuk membebaskan Pilot Susi Air Kapten Philips Mehrtens.
Menanggapi hal ini, Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri menyebutkan bahwa aparat TNI dan Polri tetap menjaga keamanan di Nduga, termasuk keselamatan Bupati Nduga.
Ia pun meminta Edison Gwijangge tetap bekerja melayani masyarakat.
“Pemimpin kalau diancam-ancam itu biasa. Bupati Nduga tidak perlu takut. Kerja maksimal untuk melayani masyarakat, keselamatannya dijaga aparat TNI-Polri,” kata Fakhiri kepada wartawan di Mapolda Papua, Jumat (6/10/2023) siang.
Fakhiri tak menginginkan aktivitas pemerintahan terganggu, akibat ancaman Egianus.
Jika ancaman itu ditanggapi dengan berlebihan, justru kata Kapolda Fakhiri akan membuat KKB merasa menang.
“Aktivitas pemerintahan terganggu kalau Bupati tinggalkan Nduga. Kalau aktivitas pemerintahan tergangganggu, yang menang kan si Egi. Jadi tentunya kami aparat TNI-Polri siap jaga,” tambah Fakhiri.
Selain itu, jenderal bintang dua ini telah memerintahkan Kapolres Nduga, agar melakukan penegakan hukum di wilayah kerjanya.
Sebelumnya, beredar peringatan atau ancaman Egianus kepada Pemda Nduga. Peringatan tersebut, disampaikan langsung Egianus melalui voice note kepada Jubir TPNPB-OPM, Sebby Sambom, Rabu (4/10/2023), yang selanjutnya disampaikan kepada awak media.
“Saya sampaikan tegas bahwa Pj Bupati Nduga Edison Gwijangge, Ketua DPRD Nduga, Sekda Nduga dan anggota-anggota, yang saya sebutkan stop berusaha masuk mendarat di 8 distrik atau pun 32 distrik stop. Setelah saya umumkan ini, baru berusaha masuk untuk bebaskan pilot, saya akan tahan. Ingat pesawat yang kalian pake masuk akan saya bakar dan pilot akan kami sandera.”
“Saya sudah perintahkan 13 Batalyon saya dan 3 Kowip Kodap III Ndugama-Derakma siap melayani kalian, ” bunyi ancaman tersebut. **













