Oleh: Faisal Narwawan I
PAPUAINSIDE.ID, JAYAPURA–Menjelang 1 Juli 2026 yang bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Ketua Wilayah Adat Lapago Kabupaten Jayapura, Nius Jigwa, mengajak seluruh masyarakat Papua, khususnya warga Lapago, untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian di Tanah Papua.
Seruan tersebut disampaikan sebagai bentuk ajakan kepada masyarakat agar tetap mengedepankan persatuan serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
Dalam pernyataannya, Nius Jigwa menyampaikan bahwa seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab bersama dalam menjaga keharmonisan di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Lapago yang berada di Kabupaten Jayapura maupun di seluruh wilayah Provinsi Papua agar bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian di Tanah Papua,” ujarnya, Senin (29/6/2026).
Menurutnya, Papua merupakan tanah yang diberkati dengan berbagai potensi yang harus dijaga bersama. Karena itu, seluruh komponen masyarakat, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, hingga masyarakat umum, diharapkan terus memperkuat semangat persaudaraan dan kebersamaan.
“Tanah Papua adalah tanah yang diberkati. Menjaga kedamaian merupakan tanggung jawab kita bersama agar generasi mendatang dapat hidup dalam suasana yang aman, damai, dan sejahtera,” katanya.
Menjelang berbagai agenda pada 1 Juli 2026, Nius Jigwa juga mengingatkan masyarakat untuk tetap mematuhi ketentuan hukum yang berlaku apabila menyampaikan pendapat atau aspirasi di ruang publik. Ia berharap setiap kegiatan dapat berlangsung secara damai serta tidak mengganggu ketertiban umum maupun aktivitas masyarakat lainnya.
Selain itu, ia mengajak masyarakat Lapago untuk terus menyebarkan pesan-pesan perdamaian kepada keluarga, kerabat, generasi muda, maupun jemaat gereja di lingkungan masing-masing sebagai bentuk kontribusi dalam menjaga persatuan di Papua.
Tidak hanya kepada masyarakat, Nius Jigwa juga mengajak pemerintah, para tokoh adat di wilayah Tabi, Lapago, Meepago, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat lainnya untuk terus memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan dan membangun kehidupan sosial yang harmonis.
Menurutnya, kekayaan alam dan potensi yang dimiliki Papua merupakan anugerah Tuhan yang harus dijaga melalui persatuan, rasa saling menghormati, serta menghindari segala bentuk tindakan yang dapat memicu konflik maupun perpecahan.
Mengakhiri himbauannya, Nius Jigwa mengajak seluruh masyarakat Papua untuk terus membangun kehidupan keluarga yang harmonis, mempererat persaudaraan, serta menjaga semangat kebersamaan demi terciptanya Papua yang aman, damai, dan sejahtera.
“Terima kasih atas perhatian, dukungan, dan kerja sama seluruh masyarakat Papua dalam menjaga keamanan dan kedamaian bersama. Tuhan memberkati kita semua. Shalom,” tutupnya. **













