Oleh: Makawaru da Cunha I
PAPUAINSIDE.ID, JAYAPURA–PT PLN (Persero) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Waropen menggelar audiensi guna memperkuat sinergi sekaligus mempercepat penyelesaian Serah Terima Operasi (STO) infrastruktur kelistrikan.
Pertemuan strategis ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan pemerataan akses listrik yang andal di kawasan 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).
Audiensi yang berlangsung pada Selasa (23/6/2026) ini dihadiri langsung Bupati Waropen Fransiscus Xaverius Mote, General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Papua dan Papua Barat Roberth Rumsaur beserta jajaran manajemen dari kedua belah pihak.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak menegaskan komitmen untuk saling mendukung guna mengakselerasi seluruh tahapan STO.
Fokus utama diskusi adalah merumuskan langkah-langkah strategis untuk mengatasi kendala administratif maupun teknis, sehingga pengalihan pengelolaan aset kelistrikan dari Pemerintah Daerah kepada PLN dapat segera dieksekusi.
Fransiscus menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah dalam memfasilitasi segala kebutuhan agar proses STO dapat segera rampung.
Ia juga memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi petugas PLN dalam menjaga keandalan pasokan energi di wilayahnya.
“Waropen adalah salah satu wilayah yang masuk dalam daerah 3T. Sejak bertugas di sana, saya melihat banyak hal yang harus dibenahi, salah satunya adalah sektor kelistrikan. Listrik saat ini sangat vital dan menjadi kebutuhan dasar di seluruh Indonesia. Di Waropen sendiri, kebutuhan masyarakat terus meningkat seiring dengan aktivitas perekonomian yang mulai bertumbuh. Oleh karena itu, kehadiran PLN sangat kami butuhkan. Kami berharap hubungan baik ini dapat terus berlanjut,” tegas Fransiscus.
Merespons hal tersebut, Roberth Rumsaur, menyambut baik inisiatif dan langkah nyata dari jajaran Pemkab Waropen dalam mewujudkan pemerataan akses listrik.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan dan sinergi yang terjalin dengan Bapak Bupati beserta jajaran Pemkab Waropen. Penyelesaian STO ini merupakan langkah krusial agar pengelolaan jaringan kelistrikan ke depannya dapat berjalan lebih optimal. Melalui upaya bersama ini, kami berharap pasokan listrik menjadi lebih andal guna mendukung aktivitas ekonomi masyarakat setempat. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk terus meningkatkan pelayanan kelistrikan bagi masyarakat Waropen,” ujar Roberth melalui Siaran Pers, Sabtu (27/6/2026).
Kesepakatan dalam pertemuan ini menjadi wujud nyata kolaborasi erat antara Pemkab Waropen dan PLN. Melalui langkah bersama ini, upaya pemerataan akses listrik di seluruh penjuru Waropen diharapkan dapat terakselerasi. Kehadiran listrik nantinya diharapkan tidak sekadar menerangi rumah warga, tetapi juga menjadi motor penggerak roda perekonomian daerah yang mampu mengangkat taraf hidup masyarakat secara menyeluruh. **













