Bupati Atenius Murip Ajak Warga Jayawijaya Giat Menanam Ubi

Bupati Jayawijaya Atenius Murip yang didampingi Ketua TP PKK, saat memanen ubi jalar di Kampung Gelokbeam Distrik Pyramid, Sabtu (07/02/2026). (Foto : Istimewa)

Oleh: RF|

PAPUAINSIDE.ID, WAMENA – Pemerintah Daerah Kabupaten Jayawijaya kembali mengingatkan warga untuk giat menanam ubi. Hal ini sebagai upaya untuk mencapai ketahanan pangan.

Pesan ini disampaikan langsung Bupati Jayawijaya Atenius Murip, usai melakukan panen perdana di kebun ubi milik kelompok tani binaan pemerintah daerah Jayawijaya di Kampung Gelokbeam Distrik Pyramid, Sabtu (07/02/2026).

“Kami mengajak masyarakat untuk menanam ubi untuk ketahanan pangan sendiri, karena kita bisa bekerja kalau ketahanan perut kita tersedia makanan,” ungkap bupati Jayawijaya.

Oleh sebab itu, atas nama pemerintah daerah dirinya terus mengingatkan warga Jayawijaya untuk giat berkebun.

Selain itu, para pemuda kampung juga diminta untuk tidak membuang-buang waktu di kota, tetapi berfokus pada pengembangan potensi kampung masing-masing, salah satunya dunia pertanian.

“Kita menghimbau kepada masyarakat khusus anak muda agar jangan putar-putar di kota dan tidak bekerja kebun. Oleh karena itu kita mengajak kaum muda bahwa masih banyak tempat untuk bertanam, tidak hanya ubi tapi juga tanaman lain, yang tidak hanya dikonsumsi sendiri tetapi juga ada nilai ekonomi,” jelasnya.

Menurut bupati, Tuhan telah memberikan alam Jayawijaya yang indah dan kaya, tergantung bagaimana masyarakat mengelolanya.

Selain itu, bupati juga menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada warga Beam Distrik Pyramid yang telah berinisiatif untuk membuka kebun dan mengundang pemerintah untuk melakukan panen bersama.

Dikesempatan itu, bupati juga menjawab langsung aspirasi para petani yang meminta untuk difasilitasi alat berat pertanian seperti traktor.

Pemerintah daerah Jayawijaya sendiri memiliki sepuluh unit traktor yang penggunaannya dipinjamkan sesuai kebutuhan masyarakat yang hendak membangun lahan perkebunan dengan lahan yang luas.

“Tapi setelah melihat kondisi Beam maka kami putuskan bahwa dari 10 alat berat yang ada kami akan berikan satu alat untuk digunakan petani di Beam, untuk kerjakan kebun. Semoga bermanfaat,” tutupnya.

Saat mengunjungi Kampung Gelokbeam, Bupati didampingi langsung ketua TP PKK, serta para pimpinan OPD di lingkungan pemda Jayawijaya.

Untuk mendukung para petani, pemerintah juga memberikan bantuan berupa 100 skop kepada para petani untuk dapat digunakan mengolah lahan perkebunan. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *