PLN Papua dan Papua Barat Raih Platinum di Nusantara CSR Awards 2026 Lewat Program Kopi Tiom

Perwakilan PT PLN (Persero) UIW Papua dan Papua Barat menerima penghargaan Nusantara CSR Awards 2026 atas program pemberdayaan kopi di Papua Pegunungan. (Foto: PLN UIW Papua dan Papua Barat)

Oleh: Makawaru da Cunha  I

PAPUAINSIDE.ID, JAYAPURA—PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Papua dan Papua Barat meraih Peringkat Platinum Alignment dalam ajang Nusantara CSR Awards (NCSRA) 2026 berkat program peningkatan kualitas dan produksi Kopi Tiom di Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan.

Penghargaan ini menegaskan keberhasilan PLN dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) yang terukur dan berkelanjutan.

Program ini dijalankan melalui pembangunan fasilitas dome (kubah) untuk penjemuran kopi serta standardisasi produk.

PLN juga memberikan pelatihan manajemen usaha dan pendampingan intensif kepada Kelompok Tani Tiom guna memperkuat rantai nilai kopi lokal agar mampu bersaing di pasar yang lebih kompetitif.

Dalam ajang yang diselenggarakan La Tofi School of Social Responsibility tersebut, PLN lolos penilaian berbasis metodologi La Tofi ESG Rating yang diperkuat oleh Corporate Economic Protection Index (CEPI).

Program Kopi Tiom terpilih sebagai CEPI Champion Candidate dengan nilai 2,76. Artinya, setiap Rp1 investasi CSR mampu melindungi sekitar Rp2,76 nilai ekonomi perusahaan dari risiko sosial dan ekonomi di wilayah operasional.

Chairman La Tofi School of Social Responsibility, La Tofi, mengatakan CEPI menjadi standar baru dalam mengukur keberhasilan CSR.

“Melalui CEPI, CSR memiliki ukuran yang jelas, yakni seberapa besar nilai ekonomi yang berhasil dilindungi,” ujarnya.

Sejumlah petani kopi di Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, tengah menjemur biji kopi di dalam fasilitas dome (kubah) pengering. (Foto: PLN UIW Papua dan Papua Barat)

Komitmen PLN

General Manager PLN UIW Papua dan Papua Barat, Diksi Erfani Umar, menegaskan penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus memperkuat dampak program bagi masyarakat.

“Penghargaan ini memotivasi kami untuk memastikan program TJSL tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi menjadi motor penggerak ekonomi mandiri bagi masyarakat Papua,” ujar Diksi dalam siaran pers, Kamis (9/4/2026).

Ia menambahkan, setiap investasi TJSL diharapkan mampu memberikan perlindungan ekonomi yang berkelanjutan bagi para petani.

Selain penghargaan institusi, Diksi Erfani Umar juga dinobatkan sebagai 100 Manager Program Terbaik Indonesia 2026 pada kategori Platinum Leader Performance dengan skor 91,25.

Penghargaan tersebut diberikan atas dedikasinya dalam mengawal implementasi program serta memastikan dampaknya terverifikasi dan sesuai kebutuhan masyarakat. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *