Pukul Panitia Jalan Sehat Gerindra, Pria Kaos Putih Diperiksa Polisi

Aparat Polresta Jayapura Kota, saat pengamanan jalan sehat DPD Partai Gerindra Papua di Lapangan Karang, PTC, Kota Jayapura, Rabu (22/3/2023). (Foto: Humas Polresta Jayapura Kota).

Oleh: Faisal Narwawan I

PAPUAinside.id, JAYAPURA—Polisi bergerak cepat menangkap pria berbaju putih yang viral  di media sosial, setelah memukul panitia jalan sehat DPD Partai Gerindra Provinsi Papua, Rabu (22/3/2023).

Pria berinisial S (54) warga Tanjung Ria, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura,  diamankan di seputaran Dok IX. Kini sedang diperiksa Polisi.

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Dr. Victor D. Mackbon kepada wartawan mengatakan bahwa  pengamanan jalan sehat terganggu, akibat ulah oknum warga yang melakukan kekerasan terhadap pihak panitia dengan merampas kupon door prize yang ada.

“Upaya-upaya terbaik telah diambil pihak panitia dengan membuat kupon-kupon baru, untuk dapat dibagikan. Tapi ada sekelompok orang yang tidak puas, sehingga melakukan pelemparan kepada petugas keamanan dan panitia penyelenggara,” ucap Kapolresta, Rabu (22/3/2023).

Lebih lanjut, kata Mackbon, target pengamanan pihaknya baik orang maupun barang dalam hal ini panitia penyelenggara dan hadiah-hadiah door prize langsung dapat diamankan, sehingga tidak menjadi korban dari kejadian tersebut.

 
Suasana kegiatan jalan sehat DPD Partai Gerindra Papua di Lapangan Karang, PTC, Kota Jayapura, Rabu (22/3/2023). (Foto: Humas Polresta Jayapura Kota)
 

Ia pun menambahkan, hadiah-hadiah doorprize kini telah diamankan di Mapolresta Jayapura Kota, selanjutnya pihak Polresta juga sudah berkoordinasi dengan penyelenggara untuk teknis pembagiannya kepada masyarakat.

“Untuk korban luka terkait aksi pelemparan yang terjadi sejauh ini kami belum mendapatkan informasi baik korban masyarakat maupun anggota, kami sudah perintahkan anggota untuk mengup-date di lapangan apakah ada yang berobat di puskesmas atau rumah sakit akibat dari kejadian tersebut,” ucapnya.

Polisi saat ini masih mendalami kemungkinan adanya oknum lain yang ingin mengganggu kelancaran pelaksanaan acara.

“Sejauh ini kami sedang lakukan pemeriksaan terhadap pelaku S, termasuk panitia penyelenggara juga akan kami lakukan pemeriksaan agar dapat diketahui ada permasalahan apa yang tentunya harus disikapi,” kata Kapolresta. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *