Oleh: Ignas Doy I
PAPUAInside.com, JAYAPURA—Sebanyak 26 petugas medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dok II Jayapura dan keluarga dinyatakan terinfeksi positif Covid-19.
Demikian disampaikan Jubir Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG (K), saat menyampaikan keterangan pers secara virtual dari Media Center Satgas Covid-19 Provinsi Papua, Kota Jayapura, Sabtu (11/07/2020).
Sebelumnya dilaporkan, sebanyak 84 petugas medis di RSUD Jayapura positif terinfeksi Covid-19. Masing-masing dokter (umum dan spesialis) 5 orang, perawat dan bidan 46 orang, penunjang medis terdiri dari labolatorium 13 orang, gizi 4 orang, farmasi 1 orang, administrasi 6 orang, cleaning service 6 orang, relawan VCT 2 orang, security 1 orang. Total 84 orang.
Sementara rincian tempat dirawat Hotel Sahid 68 orang, RSUD Abepura 2 orang, RS Bhayangkara 2 orang, Provita Hospital 3 orang, RS Marthen Indey 1 orang.
Isolasi Mandiri 8 orang. Petugas medis di RSUD Jayapura yang dinyatakan sembuh sebanyak 15 orang.
Tambahan 63 Kasus Positif
Sumule menjelaskan, hari ini Sabtu (11/07/2020) pukul 18.30 WIT ada tambahan 63 kasus positif. Dengan demikian, jumlah kumulatif kasus positif Covid-19 di Provinsi Papua menjadi 2193.
Dimana dirawat sebanyak 50 persen atau 1086, 49 persen atau 1085 dinyatakan sembuh dan meninggal sebanyak 22 atau 1 persen.
ODP sebanyak 2716 dan PDP sebanyak 235. Sementara pemeriksaan PCR dan TCM sebanyak 18888 sampel.
Dituturkan, tambahan 63 kasus hari ini berasal dari kota Jayapura sebanyak 58 kasus, kabupaten Mimika sebanyak 3 kasus, kabupaten Jayapura sebanyak 1 kasus dan kabupaten Keerom sebanyak 1 kasus.
PDP bertambah sebanyak 1 orang dan berasal dari kota Jayapura. Sementara ODP bertambah 70 orang yang berasal dari kabupaten Merauke 2 orang, kabupaten Jayawijaya 2 orang, kabupaten Mimika 57 orang, kabupaten Boven Digoel 2 orang dan kota Jayapura sebanyak 7 orang.
“Puji Tuhan hari ini ada tambahan 7 kasus pasien yang dinyatakan sembuh yakni dari kabupaten Jayapura sebanyak 4 pasien, Mimika 2 pasien dan Kepulauan Yapen sebanyak 1 pasien,” jelasnya.
Ia mengatakan, Tim Satgas Covid-19 Papua memberikan penghargaan atas semua kerja keras, kerja cerdas dan kerja tuntas yang sudah dilakulan oleh segenap tenaga- tenaga medis, tenaga para medis, tenaga penunjang medis di RSUD Yowari Sentani, RS Mitra Masyarakat Timika, RSUD Timika, RS Freeport serta RSUD Serui, yang dalam upaya dan keras mereka sehingga 7 orang dinyatakan sembuh.
Perhatian Khusus untuk Kota Jayapura
Secara khusus pada malam hari ini, tuturnya, pihaknya ingin memberi perhatian dengan tambahan 63 kasus ini, khusus di kota Jayapura yang bertambah 58 orang.
Ke- 58 orang tersebut 26 adalah petugas medis di RSUD Dok II Jayapura dan keluarga.
Oleh karena itu, terangnya, pihaknya ingin menyampaikan kepada seluruh petugas medis yang berada di rumah sakit rumah sakit tak hanya di RSUD Dok II. Tapi di 43 rumah sakit yang ada di seluruh Papua.
Pertama, memastikan agar teman teman para petugas kesehatan melaksanakan disiplin yang tinggi terhadap protokol atau Standar Operasional Prosedur atau SOP yang sudah ditetapkan di masing masing rumah sakit.
Kedua, gunakan masker memastikan Alat Pelindung Diri (APD) yang ada digunakan dengan cara yang benar.
Ketiga, kepada seluruh masyarakat yang berkunjung ke rumah sakit atau melakukan perawatan di rumah sakit apakah berada di Poliklinik apakah yang berkunjung ke UGD, agar dengan jujur menyampaikan kondisi kesehatannya.
“Kami sangat berharap tak ada hal -hal yang disembunyikan, tapi berlaku jujur untuk menyampaikan semua keluhan bapak ibu,” tambahnya.
Dengan demikian, ungkapnya, petugas- petugas medis dalam waktu yang singkat akan segera mengambil langkah- langkah taktis dalam penanganan kesehatan bapak ibu sekalian.
Kepada 26 petugas medis dan keluarganya yang saat ini mendapat perawatan kami berada bersama -sama teman -teman sekalian.
“Doa kami Tuhan akan menolong bapak ibu. Tetap patuhi protokol kesehatan, tetap mengikuti anjuran dari dokter penanggungjawab pasien,” ucapnya.
“Percayalah Tuhan akan menolong kita dan kita akan keluar sebagai pemenang dalam upaya besar kita menangani kasus Covid-19 di Papua,” tuturnya menambahkan. **













