Kasus Sembuh Covid-19 di Papua Bertambah 15 Orang

Update Covid-19 Provinsi Papua Jumat (10/07/2020) pukul 19.00 WIT. (Foto: Dok/Tim Satgas Covid-19 Papua)

Oleh: Ignas Doy  I  

PAPUAInside.com, JAYAPURA—Jumlah kasus sembuh Covid-19 di Provinsi Papua terus bertambah. Hingga Jumat (10/07/2020) pukul 19.00 WIT bertambah sebanyak 15 pasien. Jumlah sementara sembuh di Bumi Cenderawasih sebanyak 1078 orang.

“Puji Tuhan hari ini juga ada tambahan 15 kasus yang telah dinyatakan sembuh,” ujar Jubir Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG (K), saat menyampaikan keterangan pers secara virtual dari Media Center Satgas Covid-19 Provinsi Papua, Kota Jayapura, Jumat (10/07/2020).

Ke-15 pasien sembuh berasal dari kota Jayapura 6 orang, Mimika 4 orang, kabupaten Kepulauan Yapen sebanyak 3 orang Keerom 1 orang dan kabupaten Jayapura 1 orang.

Ia mengatakan, hari ini ada tambahan 23 kasus positif di Provinsi Papua. Dengan demikian, jumlah kasus kita perhari ini menjadi 2130.

Dimana 1030 atau 48 persen saat  ini, sementara dalam perawatan ataupun juga dilakukan isolasi mandiri, sembuh sebanyak 1078 atau 51 persen dan meninggal sebanyak  22 orang atau 1 persen.

ODP sebanyak 2684,  PDP sebanyak 250 dan tes PCR dan TCM sebanyak 18411 sampel.

Tambahan 23 kasus pada hari ini berasal dari kota Jayapura sebanyak 16, kabupaten Mimika sebanyak 6 dan kabupaten Jayapura sebanyak 1 orang.

ODP bertambah sebanyak 5 orang yang berasal dari kabupaten Keerom 3 orang dan kota Jayapura 2 orang.

Sementara PDP bertambah sebanyak 7 orang yang berasal dari Mimika 4 orang, kabupaten Yahukimo 1 orang dan kota Jayapura sebanyak 2 orang.

Dikatakannya, pihaknya menyampaikan pandemi Covid-19 di Provinsi Papua belum berakhir,  namun Tim Satgas Covid -19 Papua sangat yakin akan keluar sebagai pemenang dalam penanganan Covid-19.

Beberapa hal yang terus-menerus disampaikan kepada masyarakat adalah patuhi protokol kesehatan yang meliputi gunakan masker, cuci tangan menggunakan air mengalir dengan sabun, jaga jarak, tak berkumpul bersama- sama dalam kerumunan orang.

“Kalau kita patuhi protokol kesehatan ini, maka  kita akan mampu keluar sebagai pemenang,” imbuhnya.  **