Oleh: Ignas Doy I
PAPUAInside.com, JAYAPURA—Di Kabupaten Asmat sebanyak 13 ODP dinyatakan negatif, setelah dilakukan Rapid Test. Meski begitu, tak boleh mengklaim suatu wilayah sudah bebas Covid-19.
Demikian disampaikan Jubir Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG (K), yang dikonfirmasi saat menyampaikan keterangan pers secara virtual dari Media Center Satgas Covid-19 Provinsi Papua, Kota Jayapura, Jumat (12/06/2020).
Silwanus mengatakan, warga tak boleh serta-merta mengatakan sudah bebas Covid-19. Tapi dihimbau berjaga-jaga dan tetap memberikan perhatian lebih terhadap penyakit ini. Pasalnya, beberapa wilayah yang awalnya zero Covid-19 akhirnya tertular.
“Kita punya histori kan jelas Jayawijaya, Merauke, Sarmi yang sempat kosong kemudian muncul. Ini kan menunjukan penyebaran penyakit ini masih terus berjalan dan kita tak boleh dengan cepat -cepat mengatakan sudah bebas dan lain-lain,” katanya.
Menurutnya, perhatian khusus yang harus terus dilakukan, seperti protokol kesehatan dan upaya- upaya Pembatasan Sosial Diperluas dan Diperketat (PSDD).
Dikatakannya, relaksasi kontekstual di Papua dalam mengatasi dinamika sosial yang muncul juga perlu menjadi bahan pertimbangan, diantara menjalankan protokol kesehatan.
“Protokol kesehatan menjadi kata kunci, agar penanganan Covid-19 di Papua bisa kita tuntaskan,” terang Silwanus. **













