Oleh: Nethy DS|
Rektor Universitas Cenderawasih (UNCEN), Dr. Ir.Apolo Safanpo,St.MT membantah telah mengeluarkan pernyataan politik yang viral di berbagai media social maupun WAG.
Pernyataan yang viral tersebut berjudul Otonomi Khusus (Otsus) dan Pemekaran Provinsi Papua menggambarkan situasi Papua jika pemekaran dilakukan dan situasi Papua jika otonomi khusus dilanjutkan.
“Sebagai pribadi dan sebagai Rektor Universitas Cenderawasih, Jayapura, Papua, saya menyatakan dengan sangat tegas bahwa informasi politik yang beredar di media sosial atau pun mungkin yang sudah disiarkan media-media arus utama terkait Otonomi Khusus dan Pemekaran Papua merupakan informasi dan berita bohong atau hoax,” tegas Rektor Uncen, Dr.Ir Apolo Safanpo, ST.MT di Jayapura, Rabu (30/09/2020).
Mantan Dekan Fakultas Teknik Uncen ini menegaskan, tidak pernah memberikan pernyataan pers atau pernyataan dalam bentuk apapun di depan publik mengenai Otsus dan Pemekaran Papua seperti yang tertulis di media sosial yang sudah berviral itu.
“Tulisan tersebut ditulis oleh orang yang tidak bertanggungjawab dengan mengatasnamakan Rektor Uncen,” kata Apolo.
Apolo mengatakan, pihaknya, baik selaku pribadi maupun dalam jabatannya sebagai Rektor Uncen akan segera membuat pengaduan hukum kepada ke Kepolisian Daerah (Polda) Papua dan kepada pihak-pihak berwewenang lainnya untuk menuntaskan kasus ini sesuai prosedur hukum yang berlaku dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. **













