Oleh : Faisal Narwawan|
PAPUAInside.Id, JAYAPURA— Polres Yahukimo dan Satgas Operasi Damai Cartenz berhasil mengungkap motif di balik aksi pembunuhan keji terhadap dua warg sipil asal Toraja Asri Obet (54) dan Yonatan Arruan (45) di Yahukimo pekan lalu.
Motif tersebut diungkapkan Ka Ops Damai Cartenz 2023 Kombes. Pol. Dr. Faizal Ramadhani SSos, S.I.K, M.H. bahwa mereka ingin menunjukkan eksistensinya sebagai KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata). ‘’Mereka ingin membentuk Kodap sendiri dan ingin diakui sebagai kodap ke-37 Yahukimo-Korowai dgn cara menunjukan eksistensinya melalui aksi membunuh dua orang warga sipil yang mereka duga sebagai aparat yg sedang menyamar,’’ ujar Faizal dalam keterangan tertulisnya, Selasa (9/05/2023).
Motif tersebut terungkap setelah Satgas Ops Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo menetapkan tiga orang tersangka pelaku pembunuhan MN (18) ES (18) dan YS (18).
Ketiganya ditangkap bersama enam warga lainnya di salah satu rumah di Dekai, namun 6 orang tersebut dipulangkan ke rumahnya karena tidak ada bukti keterlibatan dalam kasus pembunuhan dua warga asal Toraja tersebut.
Dalam kasus ini kata Kombes Faizal, lima orang sudah ditetapkan sebagai tersangka sementara dua orang lainnya dalam pengejaran dan sudah ditetapkan sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang).
Korban Asri Obet (54) dan Yonatan Arruan (45) ditemukan dalam kondisi tak bernyawa dan bersimbah darah di sekitar rumahnya, Minggu (07/05/2023). Keduanya dibunuh dengan cara keji.
Kedua korban sudah diterbangkan ke kampung halamannya untuk dimakamkan oleh keluarganya. **














