Saat Jalan Santai Waterpauw Sebut Aimas Bisa Jadi Ibukota Provinsi Papua Barat Daya

Penjabat Gubernur Papua Barat Komjen Pol (Pur) Drs Paulus Waterpauw, M.Si melepas peserta jalan sehat di Aimas Kabupaten Sorong dalam rangak memeriahkan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2022. (foto: Kominfo Papua Barat)

PAPUAInside.com, SORONG – Penjabat Gubernur Papua Barat, Komjen Pol. (Purn) Drs. Paulus Waterpauw M.Si, melepas jalan sehat dalam rangka hari sumpah pemuda dengan titik start dari alun-alun Aimas, Kabupaten Sorong. Kegiatan diikuti seluruh ASN, TNI-Polri, Siswa SMP dan SMA menuju finish di Aimas Convention Centre, Jumat (21/10/2022).

Turut serta dalam kegiatan tersebut, Sekertaris Daerah Papua Barat, para Bupati/Walikota Kota, pimpinan OPD Papua Barat dan Forkopimda.

Dalam kesempatan tersebut Waterpauw mangajak seluruh peserta jalan sehat dan masyarakat Kabupaten Sorong mengikuti protokol kesehatan, utamanya vaksinasi covid-19. Hal tersebut terus diingatkan Presiden secara berjenjang dalam upaya penanganan covid-19.

“Kita bersyukur ya, karena pandemi covid 19 sudah mulai menurun secara perlahan. Cara untuk menenggelamkan pandemi covid, saudara-saudara harus vaksin, bahkan sudah harus booster. Kalau yang belum, saya ingatkan vaksin ya. Karena kalau kita sehat seperti ini, apapun kita pasti bersyukur, karena kita diberikan anugerah, kesehatan kekuatan dan keselamatan,’’ ujarnya.

Penjabat Gubenur Papua Barat juga memberi semangat dan meminta dukungan  seluruh lapisan masyarakat terkait rencana penempatan ibukota Provinsi Papua Barat Daya di Kabupaten Sorong.

“Aimas kedepan bisa menjadi ibukota provinsi Papua Barat Daya. Keputusannya kita tunggu, nanti apakah Kota Sorong atau Kabupaten Sorong. Makanya doa dan bekerja dengan sungguh-sungguh. Para Bupati/wali kota dan seluruh tokoh adat, tokoh agama dan tokoh perempuan, sudah tandatangan pernyataan itu dan kami sudah serahkan semuanya ke komisi II DPR RI. alasan kita menempatkan Provinsi Papua Barat Daya, karena menurut yang saya ketahui, Kabupaten Sorong adalah kota mula-mula,” tandas Waterpauw. ** (Kominfo Papua Barat)