PLN Papua Perkuat Ekosistem EV Melalui Layanan Home Charging Services

Seorang pelanggan PLN di Papua menggunakan handphone-nya untuk mengatur pengisian daya kendaraan listrik melalui perangkat Home Charging di rumahnya. (Foto: PLN UIW P2B)

Oleh: Makawaru da Cunha  I

PAPUAINSIDE.ID, JAYAPURA–PT PLN (Persero) terus mempercepat transisi energi bersih di Tanah Papua melalui penguatan ekosistem kendaraan listrik (electric vehicle). Salah satu fondasi utamanya adalah layanan Home Charging (pengisian daya kendaraan listrik di rumah), yang kini hadir sebagai solusi strategis untuk mendukung gaya hidup elektrifikasi (electrifying lifestyle) yang praktis, personal, dan efisien bagi masyarakat modern.

Kesadaran masyarakat Papua untuk beralih ke kendaraan ramah lingkungan terus menunjukkan tren positif. Memasuki pertengahan tahun 2026, tercatat sudah ada 47 pelanggan di Papua yang secara resmi memanfaatkan layanan Home Charging Services dari PLN. Angka ini menandai awal dari transformasi kemandirian energi di sektor transportasi pribadi maupun publik di Bumi Cenderawasih.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat (UIW P2B), Roberth Rumsaur, mengungkapkan bahwa Home Charging Services memberikan fleksibilitas dan kenyamanan maksimal bagi pemilik kendaraan listrik. Masyarakat kini memiliki kendali penuh atas pengisian daya kendaraan mereka tanpa perlu meluangkan waktu khusus ke stasiun pengisian umum.

“Kehadiran 47 pelanggan pionir Home Charging Services di Papua pada tahun 2026 ini menjadi bukti nyata bahwa electrifying lifestyle semakin diminati dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Pengisian daya kini menjadi sangat mudah dan personal karena dapat dilakukan di garasi rumah sendiri pada malam hari saat pemiliknya sedang beristirahat, sehingga kendaraan selalu siap digunakan dalam kondisi optimal setiap pagi,” ujar Roberth melalui Siaran Pers, Selasa (23/6/2026).

Pengalaman kemudahan tersebut turut dirasakan oleh George Valentino, salah satu pelanggan yang telah memanfaatkan layanan Home Charging Services. Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya fasilitas pengisian daya mandiri ini.

“Menggunakan home charging itu jauh lebih enak karena kendaraan yang sedang di-charge bisa langsung ditinggal di rumah. Ini tentunya sangat hemat waktu dan jauh lebih praktis untuk mendukung rutinitas sehari-hari,” tutur George.

Untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik ini, PLN menghadirkan berbagai insentif menarik bagi pelanggan. Salah satunya adalah diskon tarif listrik sebesar 30% untuk pengisian daya kendaraan listrik (charging) yang dilakukan pada pukul 22.00 hingga 05.00 WIT. Selain itu, PLN juga memberikan potongan harga sebesar 50% untuk biaya pasang baru maupun tambah daya bagi pelanggan yang ingin memasang home charging services. Seluruh promo ini berlaku hingga 30 Juni 2026.

“Kami ingin memastikan transisi ini berjalan tanpa hambatan. Lewat potongan biaya pasang baru dan diskon tambah daya, serta diskon tarif malam hari, kami ingin menunjukkan bahwa menggunakan kendaraan listrik itu tidak hanya keren dan ramah lingkungan, tetapi juga sangat hemat secara ekonomi,” tambah Roberth.

Langkah ini juga sejalan dengan komitmen PLN dalam mendukung pembangunan ekonomi hijau (green economy). Penggunaan kendaraan listrik yang diisi dari rumah berkontribusi langsung pada pengurangan emisi karbon, membantu menjaga kelestarian alam Papua yang masih asri.

Meski fokus mendorong pengisian daya mandiri dari rumah untuk kemudahan harian pelanggan, PLN UIW P2B tetap agresif memperkuat infrastruktur pendukung di ruang publik. Hingga Mei 2026, PLN bersama mitra telah menyediakan 37 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar strategis di berbagai titik di Tanah Papua.

Kombinasi antara kenyamanan home charging di rumah dan kesiapan jaringan SPKLU di jalur publik diharapkan mampu mempercepat terciptanya ekosistem transportasi yang bersih. PLN berkomitmen untuk terus berinovasi dan menghadirkan infrastruktur kelistrikan yang andal demi masa depan Papua yang lebih hijau dan berkelanjutan. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *