Oleh: Makawaru da Cunha
PAPUAinside.id, MANOKWARI—Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Papua Barat, tengah menyelesaikan pembangunan tribun VIP untuk venue cabang olahraga voli pantai di Kompleks Pantai Petrus Kafiar, Amban, Manokwari, Papua Barat.
‘’Kita punya mimpi bisa terwujud di Pantai Amban ini, terkait dengan rencana membuat secara khusus areal atau semacam gelanggang atau stadion bola voli pasir,’’ ujar Penjabat Gubernur Papua Barat Komjen Pol (Pur) Drs Paulus Waterpauw, MSi, didamping Ketua TP PKK Ny Roma Megawanty P, SKom, MSi, saat meninjau pembangunan Tribun Venue Voli Pantai di Amban Manokwari, Sabtu (17/6/2023) petang.
Menurut Gubernur Waterpauw, diatas lahan yangseluas empat (4) hektar itu akan direncanakan akan dibangun empat lapangan voli pantai, tribun penonton yang yang mampu menampung 530 penonton, ada ruang VIP-nya, tempat ganti atlet dan tempat penyerahan piala.
‘’Saya pikir ini kolaborasi antara kami pengurus PBVSI pusat dengan Pengprov PBVSI Papua Barat, khususnya cabang bola voli pasir,’’ jelas Waterpauw, sembari menambahkan dalam waktu cepat akan digelar kejuaraan sirkuit nasional voli pasir di venue ini.
Waterpauw mengatakan, ada delapan daerah di Indonesia yang telah menyatakan akan mengikuti kejuaraan sirkuit nasional ini.
‘’Seperti Jawa, NTB, Bali dan daerah-daerah wilayah Indonesia bagian timur,’’ jelas Waterpauw, yang menargetkan pembangunan venue selesai pada 30 Juni 2023.
Ia mengatakan target pembangunannya secepatnya selesai karena, pembangunan lapangan bola voli pantai tidak susah, yang dibangun agak lama adalah pembangunan tribun, kalau lapangan pasir itu sudah begini, tinggal diratakan, kemudian ditapis dan akan diawasi panitia dan tim khusus pertandingan untuk melihat kelayakan lapangan.
‘’Pengurus PBVSI, Pengprov PBVSI Papua Barat yang melaksanakan, kita Pemda memback-up, yang mengurus segalanya kita serahkan ke PUPR bertanggung jawab,’’ sebut Waterpauw.
Selain pembangunan venue dan lapangan voli pantai, juga termasuk pembangunan jalan lingkar serta gera-gerai untuk UMKM.
Pembanguna empat lapangan voli pantai dengan fasilitas VIP, ruang ganti dan tribun berkapasitas 530 penonton, serta ada gerai UMKM, jalan lingkar ini sangat luas dan besar.
‘’Dari beberapa negara yang sudah sempat kami datang, tetapi lapangan mereka tidak sebesar lapangan bola voli pantai ini, ini masih sementara, kedepan kita tingkatkan menjadi pembangunanya permanen,’’ sebut Waterpauw.
Saat mau masuk ke lokasi venue juga disiapkan untuk UMKM, sehingga nilai olahraganya dapat prestasi, dan kemudian pemberdayaan UMKM dan wisata.
Lingkungan yang rimbun dengan pohon-pohon di pesisir pantai tidak hanya menjanjikan keindahan yang alami, tetapi dapat memberikan kesejukan udara.
‘’Saya lihat dengan keadaan pepohonan seperti ini, ini tidak ada tempat lain, lapangan bola voli pantai tempat lain gersang, seperti di Palembang, bahkan di Thailand juga gersang. **














