Pembangunan Kapela Minimo Tiga Capai 90 Persen, Festus Menasye Asso Beri Dukungan

Anggota DPR Provinsi Papua Pegunungan Festus Menasye Asso, ST menyerahkan bantuan dana sebesar Rp 20 juta kepada panitia Pembangunan Gedung Gereja Katolik Kapela Minimo Tiga Minggu (9/8/2026). (Foto: Istimewa)

Oleh: RF  I

PAPUAINSIDE.ID, WAMENA—Pembangunan Gedung Gereja Katolik Kapela Minimo Tiga telah mencapai sekitar 90 persen. Dukungan terhadap penyelesaian pembangunan tersebut diberikan Anggota DPR Provinsi Papua Pegunungan Festus Menasye Asso, ST melalui bantuan dana sebesar Rp 20 juta kepada panitia pembangunan, Minggu (9/8/2026).

Bantuan diserahkan saat Festus bersama istri dan anak-anaknya melakukan kunjungan ke Kapela Minimo Tiga. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda reses untuk bertatap muka dengan umat sekaligus menjaring aspirasi masyarakat.

Usai menyerahkan bantuan, Festus bersama rombongan meninjau langsung progres pembangunan gedung gereja. Ia mengaku bersyukur melihat pembangunan yang telah memasuki tahap akhir.

“Puji Tuhan, hari ini gereja sudah berdiri kokoh. Kami datang untuk melengkapi kekurangan yang ada. Progres sudah 90 persen. Umat Tuhan sudah bekerja luar biasa,” ujar Festus melalui Siaran Pers, Kamis (13/8/2026).

Festus juga menilai Kapela Minimo Tiga memiliki nilai sejarah penting bagi perjalanan Injil di wilayah tersebut. Menurutnya, Minimo merupakan salah satu tempat awal Injil hadir dan kemudian berkembang ke berbagai wilayah.

“Ini tempat bersejarah, di mana Injil itu ada di tempat ini. Pertama Injil mendarat di Minimo, dari Minimo baru tersebar ke mana-mana,” katanya.

Sementara itu, mewakili pengurus gereja dan panitia pembangunan, Elgius Wamu menyampaikan terima kasih atas dukungan Festus yang menurutnya telah diberikan sejak tahap awal pembangunan hingga saat ini.

“Dari awal pembuatan pondasi sampai tahapan 90 persen ini, beliau tidak pernah lepas dari kami. Puji Tuhan hari ini beliau datang membantu untuk melengkapi kekurangan yang ada,” ujar Elgius.

Elgius berharap dukungan tersebut dapat membantu panitia menyelesaikan pembangunan hingga 100 persen sehingga gedung gereja dapat segera digunakan dan dimanfaatkan oleh umat. **

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *