Oleh: Faisal Narwawan|
PAPUAInside.com, JAYAPURA – Selama Ramadhan dan Idul Fitri 1443 H/ 2022 ini, Bank Indonesia Perwakilan Papua menyiapkan uang tunai sebesar Rp 1,33 triliun.
Dari total jumlah tersebut, 70 Miliar adalah uang pecahan kecil untuk penukaran.
Pelayanan penukaran uang pecahan kecil juga telah dibuka kembali oleh Bank Indonesia setelah sempat vakum karena pandemi.

Khusus di Kota Jayapura, untuk melayani penukaran uang pecahan kecil BI Papua telah mengoperasikan mobil kas keliling pada 4 lokasi berbeda.
Selain kas keliling, BI Papua juga telah membuka Kas Titipan yang tersebar pada bebera kabupaten/kota di Papua.
Hal ini diungkapkan, Kepala Perwakilan Kantor Bank Indonesia Provinsi Papua, Juli Budi Winantya kepada sejumlah wartawan di Ruang Cartenz Lantai Dua Bank Indonesia Perwakilan Papua, Jumat (8/4/2022).
Ia menyebutkan, 70 Miliar uang pecahan kecil terdiri dari Rp 20. 000 hingga Rp 1.000 an.
Masyarakat yang ingin melakukan penukaran, juga diminta dapat lebih dulu mengakses aplikasi PINTAR dan melakukan pemesanan penukaran. Ini dapat diakses pada link (https://pintar.bi.go.id) .
“Sudah dibuka Rabu 6 April lalu, kalau di Kota Jayapura tersebar di 4 titik dengan jadwal berbeda, dibuka pukul sepuluh pagi sampai jam dua siang. Dan pendaftaran penukaran dilakukan pada satu hari sebelumnya maksimal pukul 22.00 WIT,” kata Juli.
Adapun mobil kas keliling yang tersebar yaitu di wilayah Abepura dibuka pelayanannya pada 6 April 2022 di parkiran depan toko Onyx, selanjutnya pada 13 April di Kota Jayapura di depan Parkiran Sagu Indah Plaza, di Tanah Hitam yaitu di parkiran depan Hotel @home dan 25 April 2022 di parkiran Pasar Ikan Hamadi.
“Kas keliling ini melayani penukaran uang pecahan kecil. Supaya tidak antri, warga wajib antri melalui link yang kami sebarkan, kami sebut aplikasi PINTAR,” ujarnya.
Selain kas keliling, penukaran uang juga bisa dilakukan pada Kas Titipan yang ada pada perbankan di Papua. “Pada perbankan kita sebut kas titipan, jadi letaknya di tempat yang tidak disentuh BI. Di Papua ada 7 kas titipan, yakni di Wamena, Nabire, Merauke, Biak, Sorong, Timika dan Serui.
Ini salah satu cara kita untuk memenuhi kebutuhan uang kertas di masyarakat,” jelasnya. **














