Kesembuhan Perdana Covid-19 di Biak, Dua Pasien Tinggalkan Rumah Sakit

Dua pasien covid-19 yang dirawat di RSUD Biak Numfor. Suasana di lobi RSUD Biak saat melepas kepulangan pasien ke rumah. (foto: istimewa)

Oleh: Nethy DS|

PAPUAInside.com, JAYAPURA— Dua pasien covid-19 yang dirawat di RSUD Biak Numfor sejak 17  April 2020 dinyatakan sembuh dan boleh keluar dari rumah sakit, NA (39) dan S (6), keduanya ibu dan anak.

Kesembuhan dua pasien ini merupakan kesembuhan perdana dari 23 pasien positif covid-19 yang saat ini dirawat di RSUD Biak dan dua pasien positif dari Kabupaten Supiori.

‘’Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan terima kasih kepada teman-teman tenaga medis dan dokter serta semua pihak yang selama ini berjibaku memberikan pelayanan maskimal, khususnya lagi dalam menangani pasien virus corona. Mari kita terus memberikan pengabdian bagi bangsa dan kabupaten ini melalui pengabdian tulus, dan itu telah dilakukan bersama,” ujar Sekretaris Daerah yang juga adalah Kepala Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Kabupaten Biak Numfor Markus O Masnembra, SH.,MM, saat melepas kedua pasien di lobi RSUD Biak, Senin (11/05/2020).

Karena sudah sembuh, kata Mansnembra, keduanya dikembalikan ke keluarga dan meminta supaya masyarakat tidak melakukan diskirimanasi terhadap pasien yang dinyatakan positif atau sudah sembuh. “Seperti yang Pak Bupati sering sampaikan bahwa virus corona ini bukan aib, kita pasti bisa sembuhkan dan hindari jika mengikuti anjuran dan himbauan pemerintah. Jadi pasien yang sembuh ini sudah seperti kita, jangan sampai mereka dikucilkan, intinya mereka sudah sembuh, dan mari memberikan motivasi bagi mereka,” tandasnya.

Kepastian keduanya sudah sembuh dan bersih dari covid-19 menurut Direktur RSUD Biak Numfor dr Ricardo Mayor karena sudah dilakukan test swab dengan metode PCR (Polymerase Chain Reaction) sebanyak dua kali dan hasilnya negative.

‘’Pasien ini sudah sembuh dengan hasil test swab dengan metode PCR di Litbangkes Papua hasilnya negative. Gejala klinis sudah tidak ada lagi dan dipastikan tidak ada lagi virus dalam tubuhnya yang bisa ditularkan ke orang lain, mereka sudah steril sehingga itu mereka boleh pulang ke keluarga,’’ ujar dokter Ricardo.

Meskipun sudah sembuh dan steril, kata Dokter Ricardo, pasien tetap disarankan menerapkan social distancing, phisycal distancing, selalu menggunakan masker serta rajin mencuci tangan. ‘’Jadi selama masa pandemic ini kita semua harus melakukan social distancing, phisycal distancing, selalu memakai masker dan menjaga kebersihan tubuh, karena kita tidak tau siapa yang membawa virus corona dalam tubuhnya,’’ jelasnya.

Sementara itu N dan putrinya sangat bersyukur karena sudah dinyatakan sembuh. “Saya bersama anak-anak mengucapkan terima kasih kepada para dokter, perawat dan pemerintah daerah yang cukup mendukung kami, memberikan perhatian sehingga kami bisa sembuh dan dipulangkan. Kami optimis pasien yang lain bisa sembuh, mudah-mudahan virus corona cepat berlalu dari Biak, kami pesan supaya masyarakat tetap mengikuti imbauan pemerintah,” ujarnya.

Dengan sembuhnya 2 pasien di Biak, maka saat ini pasien covid yang dirawat sisa 21 orang ditambah dua pasien positif dari Kabupaten Supiori.

RSUD Biak Numfor merupakan salah satu dari 16 rumah sakit di Papua yang merupakan rumah sakit rujukan covid-19 dan saat ini menyiapkan 48 tempat tidur untuk perawatan covid-19. **