Oleh: Ignas Doy I
PAPUAInside.com, JAYAPURA—Kasus pasien positif kumulatif Corona Virus atau Covid-19 di Provinsi Papua, hingga Rabu (08/04/2020) pukul 19.00 WIT, bertambah 14 kasus menjadi 45 kasus. Dimana 35 orang dalam perawatan, 5 orang sembuh dan 5 orang dinyatakan meninggal.
Demikian disampaikan Juru Bicara Satgas Pengendalian Pencegahan Penanganan Covid-19 Provinsi Papua dr. Silwanus Sumule, saat jumpa pers via Zoom Streaming Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua, Skyland, Kota Jayapura, Rabu (08/04/2020).
Silwanus mengatakan, ada 1 tambahan kematian yang terjadi di kabupaten Mimika.
Sementara, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 3084, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 54 orang.
Adapun rincian dari pada pasien-pasien yang kami rawat yang dinyatakan sembuh maupun meninggal masih terfokus pada 4 kabupaten, yakni kota Jayapura, kabupeten Jayapura, Mimika dan Merauke.
Di kota Jayapura ditemukan ada 21 kasus positif, 16 dalam perawatan, 3 kasus sembuh dan 2 dinyatakan meninggal.
Kabupaten Mimika 13 kasus positif, 10 dalam perawatan, 3 meninggal.
Kabupaten Jayapura 7 kasus positif, 7 dalam perawatan dan kabupaten Merauke 4 kasus positif 2 perawatan dan 2 dinyatakan sembuh.
Menurutnya, 14 tambahan kasus pada hari ini yakni kabupaten Jayapura bertambah 4 orang, kabupaten Mimika 4 orang, kota Jayapura 6 orang.
Sementara hingga saat ini kematian ada 5 orang, 2 di kota Jayapura dan Mimika 3 orang.
Dikatakannya, semua kabupaten dan kota di Papua sudah melakukan kontak dengan pihak Satgas, terkait data- data, sehingga pihaknya sudah bisa terus melakukan komunikasi.
“Mari kita melihat dengan baik peningkatan angka ini hari ini cukup signifikan pertambahannya yakni 14 kasus. Di kota Jayapura pertambahan cukup tinggi yakni 6 orang,” tuturnya.
Lanjutnya, pihak minta perhatian sebagaimana anjuran dari Wagub Papua Klemen Tinal semua pihak tak boleh memandang remeh virus ini. Ikuti terus ketentuan, aturan maupun protokol- protokol yang sudah disampaikan pemerintah.
Karena itu, tukasnya, pihaknya berharap betul masyarakat jujur dalam pengertian bahwa jikalau atau siapapun yang melakukan kontak dengan pasien PDP, untuk segera tanpa harus malu- malu melaporkan kepada petugas kesehatan, agar kita mampu dan kita akan melakukan Rapid Diagnostic Test (RDT).
“Dengan kita melakukan RDT, maka kita akan dapat mengetahui status anda. Jika Anda ternyata hasilnya positif, maka akan ada lagi satu tahapan yang akan dilakukan secara pasti apakah Anda tertular virus ini atau tidak,” ungkapnya.
Ia mengutarakan, tugas dari pada petugas kesehatan adalah jika anda berada dalam kelompok sakit ringan pihaknya akan mengupayakan semaksimal, agar anda tak masuk dalam sakit sedang.
“Jika anda jatuh didalam sakit sedamg kami akan mengupayakan, agar anda tak jatuh dalam sakit berat. Tapi jika anda berada dalam posisi berat kami akan mengupayakan semampu kami agar anda tak meninggal,” pintahnya. **














