Kasus Covid-19 Terus Naik di Jayawijaya, Aparat Gabungan Himbau Prokes dan Bagi Masker

Aparat TNI/Polri dan Satpol PP Pemda Jayawijaya saat membagikan masker bagi warga di tempat-tempat umum. (Foto: Vina Rumbewas/Papuainside.com)

Oleh: Vina Rumbewas  I

PAPUAinside.com, WAMENA—Jajaran TNI/Polri dan Satpol PP Pemda Jayawijaya turun lapangan mengingatkan warga Jayawijaya, untuk selalu menggunakan masker, jaga jarak dan hindari kerumunan.

Hal ini dilakukan mengingat angka Covid – 19 di Jayawijaya sejak memasuki bulan ke dua tahun 2021 ini terus naik.

Data penderita Covid-19 per  tanggal 8 Pebruari 2021 sebanyak 97 kasus, dimana jumlah ini sempat turun dari hari sebelumnya yakni 6 Pebruari 2021 yang menembus 107 kasus positif.

Kapolres Jayawijaya AKBP Dominggus Rumaropen, mengatakan selain menghimbau masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes), aparat gabungan juga membagi-bagikan masker kepada masyarakat di jalan-jalan umum dan pasar-pasar.

“Himbauan-himbauan untuk penerapan prokes ini gencar dilakukan gabungan tim gugus melalui TNI/Polri dan Satpol PP yang dipimpin langsung dandim dan kapolres mengingatkan angka Covid- 19 di Jayawijaya mengalami peningkatan, bahkan hingga 107 kasus,” ungkapnya, Senin (08/02/2021).

Lanjut Kapolres, pihaknya akan terus  menghimbau warga untuk wajib menggunakan masker, rajin mencuci tangan dan juga jaga jarak.

“Selain membagikan masker, kami juga memberikan imbauan dengan harapkan menumbuhkan kembali kesadaran masyarakat tentang pentingnya penerapan prokes dalam melaksanakan aktifitas sehari – hari untuk menjaga diri sendiri, keluarga dan warga di sekitarnya,” katanya.

Tambahnya, sosialisasi tentang penerapan prokes akan terus dilakukan mengingat angka penularan Covid -19 baik dari luar Jayawijaya maupun penularan lokal terus terjadi.

Pada kesempatan yang sama, Dandim 1702/ Jayawijaya Letkol Inf Arif Budi Situmeang  mengatakan, tingginya angka penularan Covid-19 di Jayawijaya menyebabkan beberapa fasilitas karantina yang disediakan Pemda Jayawijaya mulai tidak mencukupi, sehingga sosialisasi akan pentingnya penerapan prokes harus lebih gencar dilakukan.

“Walau dari 107 pasien  sudah  ada  penurunan 97 kasus,  namun bersama Kapolres dan jajaran kami kembali mengingatkan kepada masyarakat bahwa pandemi Covid -19 belum berakhir dan sampai sekarang menyerang kita dan siapa saja, sehingga kembali membagi kurang lebih 3000 masker,” paparnya.

Menurutnya, kemungkinan jumlah kasus positif bisa saja kembali bertambah bila melihat aktifitas masyarakat yang mulai mengabaikan prokes, sehingga pihaknya dan Polres jayawijaya mengingatkan kembali kepada masyarakat jika penggunaan masker bukan hanya untuk menjaga diri sendiri, tapi juga menjaga orang lain. **