Image  

John Gobai: Ungkap Dalang Kerusuhan Papua

John NR Gobai, anggota DPR Papua. (foto: Ignas Doy)

Oleh: Ignas Doy |

Papuainside.com, Jayapura—Aparat keamanan harus mampu mengungkap siapa dalang dibalik  rentetan aksi kerusuhan yang terjadi di Provinsi Papua, untuk memberi rasa keadilan bagi seluruh warga.

Demikian diungkapkan Anggota DPR Papua John NR Gobai di Jayapura, Rabu (2/10).

Rentetan aksi kerusuhan di Papua mengakibatkan sejumlah korban meninggal dunia dan kerugian  material, yang tak sedikit.

Hanya saja, ungkapnya, aparat keamanan didalam mengungkap siapa dalang rentetan aksi kerusuhan di Papua, mesti disertai bukti–bukti yang akurat, untuk proses penyelidikan, demi   menghindari pra duga tak bersalah (presumtion of Inocense).

Dikatakannya,  hukum di Indonesia  menganut dua alat bukti, yakni saksi dan bukti, berupa surat, rekaman komunikasi atau video ketika  orang atau kelompok dia sedang melakukan pertemuan atau dia sedang memberikan instruksi kepada pengikutnya.

Menurutnya, aparat keamanan   tak bisa kita menuding orang atau kelompok tertentu,  tapi siapa dalang yang sesungguhnya, yang melakukan aksi kerusuhan. Sepanjang tak ada bukti dan tak ada saksi, maka kita tak bisa menuding orang sembarang.

“Kalau memang dia punya alat bukti, berupa imbauan, instruksi atau perintah yang bukan hoax atau berita bohong. Dia sampaikan kami punya rekaman komunikasi tanggal sekian tanggal sekian, untuk  melakukan kerusuhan,” tegasnya.

Ia mengutarakan, jika aparat keamanan mempunyai bukti yang akurat  bahwa orang atau kelompok tertentu  melakukan pembakaran dan pembunuhan, maka tunjukkan siapa oknum yang menunggangi, untuk membuat  situasi menjadi  tak aman.

“Kalau kasusnya penganiayaan siapa yang menganiaya dan menggunakan alat apa untuk menganiaya. Kalau pembakaran yang pegang korek api siapa dan siapa yang menyiram bensin lalu membakar. Ini yang harus dibuktikan oleh aparat  keamanan,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) M. Tito Karnavian mengatakan, United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) dan Komisi Nasional Papua Barat (KNPB) berada dibalik rentetan aksi kerusuhan di Papua. **