Oleh: Faisal Narwawan|
PAPUAinside.com, JAYAPURA – Herman Yoku dikukuhkan sebagai Kepala Suku Besar di Kabupaten Keerom. Ia dinobatkan sebagai kepala suku besar lima kampung Adat di Kampung Skamto dan dua kampung Adat di Wilayah Distrik Arso.
Pengukuhan ditandai dengan pemakaian mahkota burung cenderawasih di kepala Herman Yoku. acara ini bertempat di Kampung Skamto Jalan Wosekan Kabupaten, keerom Selasa (28/07/2020) pagi.
Setelah resmi secara adat sebagai kepala suku besar, Herman Yoku selanjutnya mengukuhkan 3 kepala suku Kereg, yaitu Donatus Isomo, Bernadus Mou dan Imanuel Awi. Nantinya ketiga kepala suku posisinya berada di bawah kepala suku besar

Pengukuhan ini berlangsung meriah dengan dihadiri masyarakat adat. Awalnya kepala suku besar diantar keluar dari rumah adat, lalu dipakaikan mahkota cenderawasih dan diberikan beberapa pesan terhadap kepala suku.
Sebelumnya Herman Yoku pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Adat Keerom suku Wikaya Awiy Souyo.
“Prosesi hari ini bukan hal baru, tetapi sudah dilakukan 200 tahun lalu. Saya keturunan darah biru,” ujar Herman Yoku.
Ia menyebutkan, setelah pengukuhan tersebut ia akan memulai menata kebudayaan di Keerom.
“Saya tidak berbicara lain-lain dan lebih banyak melestarikan budaya. Budaya harus kami lestarikan kembali,” katanya lagi.
Disampaikan, pembangunan dapat terus berjalan karena persetujuan adat, untuk itu ia meminta pemerintah agar menjaga hubungan yang baik dengan para orang-orang adat.
“Jangan melihat orang adat dengan sebelah mata, kalau mau berjalan lancar maka perlu memegang adat selain agama,” tutupnya.
Hadir dalam pengukuhan tersebut, beberapa tokoh adat, tokoh pemuda dari beberapa kampung yang ada dan juga aparat TNI-Polri setempat. **













