Oleh: Vina Rumbewas |
PAPUAInside.com,WAMENA – Untuk mencegah masuknya virus corona ke wilayah Jayawijaya, dan Pegunungan Tengah secara umum, dalam waktu dekat akan mulai memberlakukan pemindaian suhu tubuh atau thermal scanner di terminal kedatangan Bandara Wamena.
Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua mengatakan OPD terkait telah diperintahkan berkoordinasi untuk melakukan langkah-langkah pencegahan.
“Alur orang masuk kami akan atur, kita akan lakukan pemeriksaan di setiap titik masuk bandara. Sampai dengan langkah-langkah penanganan, itu sudah kami rapatkan dan bentuk tim,” ungkap Banua, Senin (09/03/20).
Tidak hanya itu, kata Banua Pemda Jayawijaya juga telah menyediakan ruang karantina khusus jika ditemukan adanya warga yang terdeteksi mengalami gejala ataupun positif terinveksi virus corona, sebelum dikirim ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dok II yang merupakan rumah sakit rujukan pasien yang teridentifikasi virus corona.

“Untuk peratalan dan tenaga medis kami belum punya, sehingga jika ada kita akan kirim ke dok II, karena yang punya alat Cuma RSUD Dok II,” katanya.
Menurutnya, pemda hanya focus melakukan pendeteksian dini sedangkan untuk penanganannya akan diserahkan sepenuhnya ke RSUD Dok II di Jayapura.
“Peralatan kami akan gunakan manual dulu, kami sudah koordinasi ada beberapa alat tes suhu dan ada enam alat yang akan kita pakai, jadi kami akan berkoordinasi dengan bandara. Tim sudah kami bentuk untuk penanganan di bandara maupun di rumah sakit,” paparnya.
Dirinya berharap dengan rapat bersama OPD terkait yang dilaksanakan hari ini, besok atau lusa pihaknya akan turun lapangan.
Sementara untuk ketersediaan masker dan bahan antiseptic yang kini mulai langka di Wamena, menurut bupati hal tersebut tentu berdampak dari kekosongan stok di Jayapura, mengingat semua pasokan barang didatangkan dari Jayapura dan Timika.
“Saya kira dengan temuan pasien corona yang telah diumumkan presiden beberapa waktu lalu, tentu memicu daya beli masyarakat untuk menjaga keamanan diri. Apalagi stok barang-barang seperti itu sangat terbatas di Wamena,” jelasnya.
Selain bandara, pemda juga akan melakukan pendeteksian dini di pusat-pusat pemerintahan.
“Paling penting adalah kita fokus bandara dulu, dari luar daerah yang masuk ke Wamena ini yang harus kita waspada,” pungkasnya. **