Oleh: Makawaru da Cunha I
PAPUAINSIDE.ID, SENTANI–Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Papua memperkuat literasi ekonomi masyarakat dengan meningkatkan kapasitas wartawan ekonomi sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat, kredibel, dan berbasis data.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Capacity Building Wartawan Ekonomi Provinsi Papua yang digelar di Hotel Suni Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat, 3 Juli 2026.
Kegiatan ini dibuka oleh Plh.Kepala KPwBI Provinsi Papua, Warsono.
Dalam sambutannya, Warsono menegaskan bahwa media massa memiliki peran penting sebagai penghubung antara kebijakan ekonomi dan masyarakat. Di tengah dinamika ekonomi global yang semakin kompleks, penyampaian informasi ekonomi yang berbasis data dinilai menjadi kunci untuk membangun kepercayaan publik sekaligus mendorong optimisme terhadap kondisi perekonomian.
“Informasi berbasis data penting untuk membangun kepercayaan dan optimisme publik,” kata Warsono.
Menurut dia, peningkatan kapasitas wartawan ekonomi menjadi bagian dari upaya Bank Indonesia memperkuat literasi ekonomi masyarakat melalui pemberitaan yang akurat, berimbang, dan memiliki nilai edukasi.
Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh pembekalan mengenai sejumlah isu strategis yang menjadi fokus Bank Indonesia, antara lain perkembangan sistem pembayaran, pengendalian inflasi, serta stabilitas sistem keuangan. Pemahaman terhadap isu-isu tersebut diharapkan dapat mendukung penyusunan berita ekonomi yang lebih komprehensif dan mudah dipahami masyarakat.
KPwBI Provinsi Papua juga menghadirkan wartawan senior Kompas sekaligus Direktur Kompas Institute, Andreas Maryoto, sebagai narasumber.
Ia membagikan pengalaman mengenai praktik jurnalisme ekonomi, pentingnya verifikasi data, serta penyajian informasi yang akurat dan kontekstual di tengah pesatnya arus informasi.
Warsono berharap kegiatan ini semakin memperkuat sinergi antara Bank Indonesia dan media massa dalam mengomunikasikan berbagai kebijakan ekonomi kepada masyarakat. Melalui pemberitaan yang kredibel dan berbasis data, media diharapkan dapat berkontribusi meningkatkan literasi ekonomi publik sekaligus mendukung pembangunan ekonomi Papua yang inklusif dan berkelanjutan. **













