Oleh: Faisal Narwawan|
PAPUAinside.com, JAYAPURA – Aparat gabungan mengamankan belasan sepeda motor diduga hasil curanmor saat mengawal penertiban asrama Rusunawa Uncen gedung A dan B di Perumnas Tiga, Jumat (21/05/2021) pagi.
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Gustav R. Urbinas mengungkapkan, selain 18 sepeda motor, aparat gabungan juga menyita sejumlah senjata tajam dan atribut TNI dari dalam 4 gedung rusunawa tersebut.
“Sepeda motor 18 unit kami amankan juga seragam dan atribut TNI yang sudah ditangani Pomdam juga temuan sajam berupa parang panah,” ungkap Gustav.
Ia mengharapkan, penertiban tersebut menjadi akhir dari berbagai macam hal buruk dan penilaian negatif terhadap Rusunawa Uncen selama ini.
“Selama saya menjabat motor diduga hasil curian sudah kami amankan lebih dari 200 sepeda motor. Karena di sini menjadi sarang ditempatkan motor-motor curian,” katanya.
Ia juga meminta pemerintah dan lembaga tertentu termasuk Universitas Cenderawasih untuk menjaga aset negara yang ada.
Hal itu penting sebagai upaya penjagaan dari berbagai pihak yang selama ini memanfaatkan fasilitas negara untuk kepentingan ilegal dan melawan hukum.
“Ya, agar tidak ada penghuni liar atau ilegal, aset yang ada perlu dijaga, ditata dengan baik,” katanya lagi.
Ia mengatakan, Polresta Jayapura Kota konsisten untuk menertibkan tempat – tempat yang tak jelas keberadaannya di Kota Jayapura demi memberikan rasa aman terhadap warga masyarakat.
“Ini perlu agar tak ada penilaian buruk lagi terhadap beberapa wilayah di kota yang memang menjadi sarang kejahatan,” tegas Kapolresta.
Ia mengharapkan setelah ditertibkan dan direnovasi ulang, rusunawa yang ada tak lagi terkesan sebagai tempat yang kurang baik.
“Harapan kami seperti itu, lebih eksklusif dan bukan lagi sebagai wadah pergerakan melawan negara,” ucapnya lagi.
Ia juga membeberkan asrama tersebut selama ini juga disinyalir digunakan KNPB untuk menjadi sekretariat atau kantor organisasi tersebut.
“Simbol-simbol bintang kejora dan lainnyaa masih tersisa dan kami sudah amankan. Minggu depan kami tempatkan aparat di sini supaya tak ada gerakan tambahan dari kelompok ilegal yang berada di sini,” tutup Kapolresta. **













