Wabup Jayawijaya: Stop Mabuk dan Ganja

Wakil Bupati Jayawijaya, Ronny Elopere, menyampaikan sambutan pada peresmian Gedung Kapela Katolik Yesus Ninoe Milagatnem, Paroki Elagaima, Kamis (30/4/2026), sekaligus menegur keras peredaran miras dan ganja. (Foto: Istimewa)

Oleh: RF  I

PAPUAINSIDE.ID, WAMENA—Wakil Bupati Jayawijaya, Ronny Elopere, menegur keras masyarakat, khususnya pemuda, agar menjauhi minuman keras (miras) dan ganja karena berdampak buruk bagi masa depan.

Pernyataan itu disampaikan saat peresmian Kapela Katolik Yesus Ninoe Milagatnem, Paroki Elagaima, Kamis (30/4/2026), menyusul maraknya konsumsi miras dan ganja di kalangan anak muda.

Ronny menegaskan, mabuk-mabukan berdampak buruk bagi tatanan sosial dan keselamatan jiwa.

“Saya menegaskan bahwa perilaku mabuk-mabukan hanya membawa dampak buruk bagi tatanan sosial dan keselamatan jiwa,” tegasnya.

Ia menyebut miras kerap memicu kecelakaan lalu lintas, masalah kesehatan, dan gangguan keamanan.

“Kita orang ini sudah kurang. Jangan lagi kita kurangi jumlah kita karena hal-hal tidak berguna seperti mabuk. Tidak ada untungnya itu mabuk,” ujarnya.

Ronny juga menyoroti penanaman dan peredaran ganja, serta meminta masyarakat melaporkan pelaku.

“Saya minta stop tanam ganja! Siapa yang bawa-bawa barang itu di sini, laporkan untuk diproses hukum,” katanya.

Ia turut menyinggung insiden warga mabuk yang menghadang rombongan pemerintah saat hendak ke acara gereja.

“Ini acara gereja, tapi ada yang mabuk sampai hadang kami. Itu tidak boleh terjadi lagi. Mari jaga daerah kita bersama,” ungkapnya.

Di akhir arahannya, Ronny meminta maaf atas ketegasannya, namun menegaskan hal itu demi masa depan generasi muda Jayawijaya. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *