Pelaksanaan Upacara HUT RI ke-78 di Papua Berjalan Aman

Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri dan Pangdam XVII/ Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan, saat diwawancarai usai upacara HUT RI ke-78 di Stadion Mandala, Jayapura, Kamis (16/8/2023). (Foto: Faisal Narwawan/Papuainside.id)

Oleh: Faisal Narwawan  I

PAPUAinside. id, JAYAPURA—Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri mengatakan, pelaksanaan Upacara HUT RI ke-78 se-Tanah Papua berjalan aman dan lancar.

Meski begitu, ia mengakui terdapat beberapa gangguan keamanan di wilayah hukum Polda Papua, beberapa hari jelang HUT RI ke-78.

“Ada aksi-aksi penembakan yang menimbulkan korban jiwa, namun upacara berjalan kondusif,” ungkap Fakhiri, usai upacara HUT RI ke-78 di Stradion Mandala, Jayapura, Kamis (17/8/2023).

Ia mengapresiasi masyarakat Papua, yang ikut memeriahkan HUT RI ke- 78.

Kepada masyarakat yang berbeda ideologi, Fakhiri meminta, agar dapat kembali ke pangkuan NKRI dan turut membangun daerahnya.

“Harapan kami masyarakat kembali, tinggalkan perbedaan dan jangan hidup dalam mimpi-mimpi yang tak mendasar. Tidak usah terhasut,” jelasnya.

Sementara itu, Pangdam XVII/ Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan mengutarakan hal senada.

Ia menyampaikan bahwa pelaksanaan HUT RI k-78 di Papua berjalan aman.

“Ada beberapa kejadian, tapi tidak terganggu saat upacara. Upacara di Ilaga aman termasuk di Nduga aman dan sudah selesai,” katanya.

Diketahui, dalam momen jelang HUT RI ke-78, sejumlah gangguan keamanan terjadi di daerah Papua Pegunungan.

Diantaranya, penembakan di Nduga akibatkan 3 orang warga sipil meninggal dunia.

Pembakaran rumah warga dan Tower Telkomsel di Puncak, gangguan tembakan pos TNI di Gome. Termasuk penembakan kearah Paskibra di Lapangan Trikora Kabupaten Puncak, Papua Pegunungan. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *