Kunjungi Warga Terdampak Banjir, Gubernur Waterpauw Serahkan Bantuan

Penjabat Gubernur Papua Barat Komjen Pol (Pur) Drs Paulus Waterpauw, M.Si menyalami warga yang terkena bencana banjir dan longsor saat berjunjung, Kamis (25/08/2022). (foto: Tim Media PJGPB)

PAPUAInside.com, SORONG, – Penjabat Gubernur Papua Barat, Komjen Pol. (Purn)  Drs. Paulus Waterpauw. M. Si, Kamis 24 Agustus 2022, meninjau sejumlah lokasi terdampak banjir dan longsor di Kota Sorong, pasca bencana banjir pada Senin 22 Agustus  2022, yang menelan tiga  korban jiwa.

Adapun lokasi yang ditinjau yakni, Kelurahan Kladufu Sorong Timur, kampung Imeko, RT 04/RW 06 Jalan Manineka, kelurahan kalawalu, Dstrik Sorong timur, dan RT O3/RW 01, Lokasi Dapur Umum SMP Muhamadiyah, dan Kelurahan Klasbi, Kecamatan Sorong Manoi.

Kedatangan Gubernur Waterpauw dan Penjabat Walikota Sorong George Yarangga,A.Pi.,MM, Kepala Dinas PUPR Yohanis Momot, dan sejumlah pimpinan OPD, mendapat sambutan hangat dari masyarakat sebab selama ini mereka jarang di kunjungi oleh pejabat saat terjadi bencana.

Dalam kunjungan ke Kelurahan Kladuf, Kampung Imeko, Gubernur Waterpauw memberikan bantuan sembako serta menyerap aspirasi warga.

“Bencana kita semua punya tanggung jawab, sebagai pemerintah saya langsung memerintahkan sekda, Kepala BPD, kita prihatin atas bencana ini, kedepan kita jaga, jangan buang sampah sembarangan, sekarang kita bantu bahan pokok, untuk rumah akan di data dulu, aktifitas tetap jalan seperi biasa,” ujar Gubenur.

Gubernur meminta warga agar berhati-hati terhadap berita di media sosial yang akan menganggu pikiran masyarakat, jika ada informasi agar dapat ditanyakan ke pemerintah setempat.

“Prinsip kami cepat, bencana masyarkat adalah bencana kita juga, jangan masyarakat pikir pemerintah diam, saya dapat info pagi sore saya langsung ke sorong, dan melihat korban jiwa untuk dipulangkan ke daerah aasal,” tandas Gubernur.

Sementara itu, Natadius Ruampa  tokoh warga RT 04/06 Jalan Manineka, kelurahan Kalawalu, distrik Sorang Timur, mengaku selama ini jika terjadi bencana mereka jarang mendapatkan kunjungan dari pejabat dari pemerintah.

“Baru dua hari bapak sudah tiba, selama ini belum ada, walikota, anggota dewan, gubernur yang lama tidak ada yang datang, kami sangat antusias  menyambut bapak, itu namanya pemimpin yang melihat masyarakat, kami siap mendukung program kerja bapak selama bapak bertugas,” ungkap dia.

“Kami sudah sudah hadir, kami tidak hanya turun tapi juga dengan program,  kepada pengurus RT/RW agar menyiapkan  data, agar semua bisa terdata  dengan baik,  jangan sampai ada yang tidak dapat waspada hoax, jangan buang sampah sembarangan,”  terang Waterpauw merespon aspirasi warga.

Sementara itu di RT O3/01, Kelurahan Klasbi, Kecamatan Sorong Manoi,  Mubi Yanto mengaku  mereka selama bencana ini belum mendapatkan bantuan dari pemerintah, mereka juga belum pernah dikunjungi oleh  pejabat pemerintah.

“Kami tidak menyangka bisa ketemu bapak walikota dan gubernur, saya sangat terharu, selama ada bencana  kami belum mendapatkan bantuan, baik dari pemerintah maupun swasta, ada dapur umum tapi itu swadaya masyarakat, kami tidak mimpi hari ini ketemu bapak Gubernur dan Walikota,” ujar ketua RT Mubi Yanto.

Kepada warga Gubernur Waterpauw berpesan agar dapat memperhatikan perkembangan cuaca agar ada langkah antisipasi jika terjadi bencana, selain itu agar tidak membungan sampah sembarangan, dan Pemerintah akan berupaya, untuk melakukan normalisasi kali agar kedepannya tidak terjadi lagi banjir. **