Polres Kepulauan Yapen Apel Gelar Pasukan Antisipasi Bencana Alam

Polres Kepulauan Yapen Apel Gelar Pasukan, untuk antisipasi bencana alam. (Foto: Dok/Humas Polda Papua)

Oleh: Humas Polda Papua I

PAPUAinside.com, YAPEN—Polres Kepulauan Yapen apel gelar pasukan dalam rangka mengantisipasi bencana alam di Lapangan Apel Mapolres Kepulauan Yapen, Jumat (13/11/2020).

Turut hadir dalam kegiatan yakni Bupati Kepulauan Yapen Tony Tesar, SSos, Kapolres Kepulauan Yapen AKBP A. Wakhid P. Utomo, SIK, MH, Ketua Pengadilan Negeri Serui, Ketua Kejaksaan Negeri Serui, Kasatpol PP Kepulauan Yapen, Kepala Basarnas Kepulauan Yapen, Waka Polres Kepulauan Yapen, Pejabat Utama Polres Kepulauan Yapen, Tomas, Todat, dan Tokoh Perempuan, RAPI Kepulauan Yapen beserta para personel dari instansi terkait.

Bupati mengatakan, bahwa berdasarkan UU Nomor 24 tahun 2007 tentang penanggulangan bencana, disebutkan wilayah negara Kesatuan Republik Indonesia memiliki kondisi geografis, geologis, hidrologis dan demografis yang memungkinkan terjadi bencana baik disebabkan oleh faktor alam, faktor non-alan maupun faktor menusia yang menyebabkan timbulnya korban jiwa, kerusakan lingkungan dan kerugian harta benda dampak psikologis yang dalam keadaan tertentu dapat menghambat pembangunan nasional.

Oleh karena itu, ujarnya, diharapkan kepada seluruh peserta apel gelar pasukan agar selalu menghimbau masyarakat, terutama yang bermukim di sepanjang aliran sungai, kali dan wilayah pesisir pantai maupun yang tinggal di wilayah perbukitan, untuk selalu waspada dan siaga serta sudah membuat perencanaan awal dalam pelaksanaan evakuasi mandiri untuk menghindari resiko korban jiwa maupun harta benda bila sewaktu-waktu terjadi bencana alam.

Sementara itu, Kapolres Kepulauan Yapen mengharapkan semua pihak bersama melaksanakan bagaimana pola pencegahan dan pola  penanggulangan bencana alam.

“Tentunya Polri juga tak bisa bekerja sendiri dengan optimal tanpa bantuan dari pemerintah daerah, rekan-rekan TNI, Basarnas, Pol PP, dan masyarakat Kepulauan Yapen,” terangnya.

Oleh karena itu, tuturnya, pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kepulauan Yapen, untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya, membersihkan parit dan sungai dari sampah, menyiapkan penghambat air banjir, pengelola tata air terintegrasi dari hulu hingga hilir, meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan serta membentuk tim relawan penanggulangan bencana pada setiap RT/RW secara mandiri.

“Mari kita jaga alam, alam jaga kita, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa menolong dan memberikan kekuatan bagi kita semua,” imbuhnya. **

Editor: Makawaru da Cunha