5000 Warga Kota Jayapura Terima Paket Bantuan dari Presiden

Wali Kota Jayapura Banhur Tomi Mano (kiri) menyerahkan secara simbolis paket bantuan bama Presiden kepada 5000 warga Kota Jayapura. (foto: Humas Kota Jayapura)

Oleh: Nethy DS|

PAPUAInside.com, JAYAPURA— Bantuan bahan makanan dari Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo sebanyak 5000 paket untuk masyarakat Kota Jayapura diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano di Kantor Distrik Jayapura Utara, Rabu (27/05/2020).

Penyerahan secara simbolis dihadiri Wakil Wali Kota Jayapura Ir Rustan Saru selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan dan Pencegahan Covid-19 Kota Jayapura, Kepala Distrik Jayapura Utara, Kepala Kelurahan Imbi, Gurabesi, Bhayangkara, Mandala, Trikora, Tanjung Ria, Angkasa dan pejabat Pemkot lainnya.

Penyerahan bantuan selanjutnya akan dilakukan oleh Kepala Distrik di wilayah masing-masing bekerjasama dengan Dinas Sosial untuk mencocokkan data penerima.

Bantuan 5000 paket bahan makanan ini didapatkan setelah sebelumnya Wali Kota BTM dan Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav R Urbinas melakukan videoconference dengan Kepala Staf Sekretariat Kepresidenan.

Bantuan ini hanya diberikan kepada Lima Kota, yaitu Kota Jayapura, Kota Sorong, Kota Ambon, Kota Makassar dan Kota Kupang.

Masyarakat yang menerima bantuan ini adalah yang tidak termasuk dalam penerima bantuan sebelumnya tetapi sangat layak untuk dibantu akibat dampak pandemic covid-19.

‘’Yang menerima bantuan ini adalah kepada masyarakat yang tidak menerima bantuan dari kementerian sosial, tidak menerima bantuan dari gubernur, yang tidak menerima bantuan dari wali kota, kepala distrik, lurah dan kampung serta tidak termasuk penerima BLT atau BST yang diterima selama tiga bulan,’’ terang Wali Kota Jayapura.

Wali Kota BTM meminta semua pihak yang terlibat dalam penyaluran bantuan agar jujur. ‘’Kepala distrik, lurah, RT/RW jangan mengurangi isi bantuan ini, harus utuh sampai kepada penerima, dan setiap kali penyaluran harus ada tanda tangan penerima dan dokumentasi,’’ jelasnya.

Kepala Distrik dan Kepala Lurah harus jujur juga untuk memilih penerima bantuan, jangan mementingkan saudara atau tetangga sehingga ada pihak yang betul-betul harus menerima tidak mendapatkan.

‘’Kalau ada Kepala Distrik atau Kepala Kelurahan yang curang, saya akan copot dari jabatannya, jangan main-main dengan bantuan ini,’’ tegasnya.

Isi paket bantuan Presiden adalah 10 Kg beras, 1 liter minyak goreng, 1 kilogram gula pasir dan I dus daun teh. ‘’Jangan hanya liat isinya, tetapi lihatlah perhatian Bapak Presiden yang luar biasa kepada masyarakat Kota Jayapura. Dari 29 kabupaten/kota di Papua, hanya Kota Jayapura yang mendapatkan bantuan sembako Presiden,’’ tegasnya.

Wali Kota Jayapura meminta Kapolsek, Danramil, Babhinkamtibmas dan Babinsa untuk mengawasi penyaluran paket ini agar sesuai dengan sasaran. ‘’Saya tidak ingin ada surat terbuka ke Presiden bahwa tidak menerima bantuan sembako,’’ tegasnya. **