Yayasan PMI Kembangkan Budidaya Ikan Air Tawar di Danau Sentani

Launching usaha keramba ikan di Danau Sentani oleh Yayasan Pemuda Muda Inspiratif (PMI). (foto: istimewa)

PAPUAInside.com, JAYAPURA— Yayasan Papua Muda Inspiratif (PMI) mengembangkan budaya ikan air tawar dengan sistem keramba di Danau Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.

Pada tahap awal, melalui PT Vieyan membangun 20 petak dengan kapasitas per petak 1000 ekor ikan sehingga total ikan yang dapat dikembangkan sebanyak 20.000 ekor bibit ikan mujair dan nila sudah mulai ditebar sejak awal oktober 2020.

‘’Saat ini sebanyak 6500 bibit sudah ditebar di 13 petak karamba dan sisa petak karamba akan segera diisi sambil menunggu pemesanan bibit ikan. Diharapkan pada hari Natal dan Tahun Baru 2020 nanti, sebagian besar ikan sudah dapat dipanen dan dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menyambut Natal dan Tahun Baru.’’ terang Jan Cristian Arebo SH MH tokoh pemuda yang sekaligus  pemilik PT Vieyan.

Jan Cristian Arebo SH MH yang juga Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Pemuda Adat Papua mengatakan kegiatan ini merupakan  langkah awal yang menandai kebangkitan anak-anak muda Papua untuk meraih masa depannya melalui berbagai macam usaha sesuai dengan minat dan potensi yang dimilikinya.

Max Abner Ohee (kiri) pemilik keramba ikan, Rini S Modouw (tengah) Ketua Yayasan Papua Muda Inspiratif dan Christian J Arebo (kanan) tokoh pemuda  saat memberikan ketarangan Pers terkait peresmian usaha keramba ikan di Danau Sentani. (foto: istimewa)

Selanjutnya, lokasi karamba ini akan dimanfaatkan sebagai pusat pelatihan untuk melatih dan mencetak pengusaha-pengusaha baru pemuda-pemudi Papua dengan tujuan agar dapat meningkatkan perekonomian dan mewujudkan Danau Sentani sebagai pusat pengembangan ikan air tawar di Papua tapi juga Indonesia.

Rini S Modouw Ketua Yayasan Papua Muda Inspiratif mengatakan PMI akan terus menginisiasi, menginspirasi mendorong dan mendampingi putra putri Papua untuk bangkit dan bergerak meraih cita cita dan masa depannya. Kesejahteraan masyarakat Papua adalah dambaan PMI dan seluruh warga masyarakat Papua dan Papua Barat.

Menurut Rini, PMI merupakan sebuah perusahaan venture capital yang mendorong percepatan pembangunan kesejahteraan di Papua, dengan cara mendorong munculnya entrepreneur muda Papua dan Papua Barat. ‘’Anggota PMI adalah pemuda Papua yang berasal dari tujuh wilayah adat di Papua, PMI merupakan sebuah perusahaan venture capital yang mendorong percepatan pembangunan kesejahteraan di Papua, dengan cara mendorong munculnya entrepreneur muda Papua dan Papua Barat,’’ jelasnya.

Dikatakan, Pemuda diajak mengembangkan potensi yang ada di sekitarnya, seperti pengembangan keramba ikan di Danau Sentani, memanfaatkan SDA yang ada untuk usaha memelihara ikan. ‘’Di sekitar Danau Sentani usaha memelihara ikan, dan bisa jadinya nanti ada juga usaha memelihara babi yang sudah dipelihara kebanyakan orang di Papua,’’ jelasnya.

Max Abner Ohee pemilik keramba menyambut program PMI sehingga dia menyediakan lahan untuk dijadikan contoh kepada pemuda-pemuda lainnya.  ‘’Program tahun ini sangat baik,  sebagai pemilik tempat kami ingin menjadi contoh teman-teman lain mengelola sumbar daya alam untuk mendapatkan kesejahteraan,’’ jelasnya.

Papua Muda Inspiratif (PMI) berawal dari gerakan kolaborasi pemuda-pemudi Papua berprestasi sejak Bulan Oktober 2019 sekarang keanggotaannya telah mencapai kurang lebih 300 orang dan tersebar di 7 Wilayah Adat Papua dan Papua Barat meliputi Mamta, Saereri, Anim Ha, La Pago, Mee Pago, Domberai dan Bomberai.

Misi PMI adalah untuk menciptakan wirausaha-wirausaha baru orang asli Papua (Papua) di Papua dan Papua Barat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ‘’Saya mengajak dan mengimbau kepada semua pemuda/pemudi Papua bahwa sumber daya alam kita kaya dan melimpah kenapa kita tidak bisa berpikir untuk mengelolanya. Jangan berharap jadi pegawai negeri saja, tetapi kita juga bisa berkembang di bidang lain khususnya wirausaha yang bisa menghasilkan pundi-pundi  ditengah pandemi covid 19. **

Editor: Nethy DS|